Penutupan MTQ XXXI Sulut, Kakanwil Kemenag Tegaskan Semangat Kerukunan
- 11 Jul 2026 21:05 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Jumat, 10 Juli 2026. Penutupan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulut, Ulyas Taha.
Dalam sambutannya, Ulyas Taha mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian MTQ berlangsung aman, tertib, dan lancar. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak hanya dinilai dari jalannya perlombaan, tetapi juga dari kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan syiar Al-Qur'an.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sebagai tuan rumah, panitia, Forkopimda, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat.
"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta, dewan hakim, dan tamu undangan," ujarnya.
Ulyas menilai penyelenggaraan MTQ XXXI menjadi contoh nyata kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama lintas agama yang telah menjadi ciri khas Bumi Nyiur Melambai.
Ia mencontohkan keterlibatan berbagai unsur dalam kepanitiaan, termasuk Ketua Panitia Umbase Mayuntu serta Sekretaris Panitia yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara, Pdt. Cynthia Evangeline Sepang. Sejumlah panitia dari kalangan Kristiani dan Katolik juga turut berperan aktif menyukseskan pelaksanaan MTQ.
"Toleransi di Sulawesi Utara bukan sekadar slogan. Kebersamaan lintas agama yang terlihat selama MTQ menjadi simbol kuat persaudaraan dan saling menghormati," katanya menegaskan.
Menurut Ulyas, semangat tersebut harus terus dipelihara karena menjadi modal penting dalam membangun daerah yang damai, harmonis, dan sejahtera.
Pada kesempatan itu, ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Sementara bagi peserta yang belum menjadi juara, ia meminta agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
"Jangan berpuas diri bagi yang sudah juara. Terus belajar dan berlatih. Bagi yang belum berhasil, anggap ini sebagai kemenangan yang tertunda," ujarnya menambahkan.
Dalam rangkaian penutupan, Kakanwil Kemenag Sulut menyerahkan Piala Bergilir MTQ XXXI kepada Kota Kotamobagu yang berhasil meraih predikat Juara Umum. Penyerahan piala disambut antusias oleh seluruh kafilah dan tamu undangan.
Sementara itu, Asisten III Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Jossy Kawengian, mewakili Bupati Minahasa Utara menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi.
"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, dewan hakim, panitera, dan tamu yang hadir," katanya.
Menurut Jossy, penyelenggaraan MTQ turut mempererat persatuan masyarakat Minahasa Utara. Seluruh elemen masyarakat, tanpa membedakan suku maupun agama, bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
"MTQ ini membuktikan masyarakat Minahasa Utara menjunjung tinggi kebersamaan. Semua saling mendukung tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku," ujarnya.
Penutupan MTQ XXXI turut dihadiri Ketua Umum LPTQ Provinsi Sulawesi Utara Iskandar Kamaru, Wali Kota Kotamobagu Wenny Gaib, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur Argo V. Sumaiku, unsur Forkopimda Minahasa Utara, jajaran Kanwil Kemenag Sulut, kepala Kemenag kabupaten/kota, pengurus LPTQ, dewan hakim, panitera, serta kafilah dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.
Berakhirnya MTQ XXXI diharapkan semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus memperkokoh persatuan dan kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara, menjelang keikutsertaan kafilah Sulut pada MTQ tingkat nasional di Semarang, Jawa Tengah, pertengahan September mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....