UNSRIT Wisuda 132 Lulusan, Siapkan SDM Unggul yang Berdampak bagi Masyarakat

  • 02 Jul 2026 13:07 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (UNSRIT) menggelar Wisuda Sarjana Angkatan XXIII dan Pelantikan Profesi Ners Angkatan XVII Tahun 2026 di The Sentra Hotel, Minahasa Utara, Kamis, 2 Juli 2026. Sebanyak 132 lulusan resmi dikukuhkan dalam prosesi yang dihadiri jajaran pemerintah, pimpinan perguruan tinggi, mitra kerja, dosen, orang tua, serta keluarga wisudawan.

Berdasarkan laporan akademik yang disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNSRIT, Felicia F. Aotama, sebanyak 24 lulusan berasal dari program sarjana, sedangkan 108 lainnya merupakan lulusan Program Profesi Ners.

"Dengan bertambahnya jumlah lulusan tersebut maka dengan bangga kami menyampaikan bahwa sampai saat ini Universitas Sariputra Indonesia Tomohon telah menghasilkan sebanyak 4.510 lulusan," ujar Felicia.

Ia merinci, lulusan sarjana terdiri atas dua orang dari Program Studi Manajemen Fakultas Manajemen, Bisnis dan Komunikasi serta 22 orang dari Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan. Selain itu, terdapat dua lulusan terbaik dengan predikat cum laude dari masing-masing program studi.

Rektor UNSRIT, Anggela A. Adam, mengatakan wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

"Hari ini saya percaya bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi kalian semua, tetapi merupakan awal untuk mengaktualisasikan ilmu, keterampilan, dan karakter yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UNSRIT," kata Anggela.

Mengusung tema Bersama Melayani dan Menghasilkan Lulusan UNSRIT yang Unggul dan Berdampak bagi Masyarakat dan Negara, Anggela menegaskan perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, profesionalisme, dan semangat melayani.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global, masyarakat membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, mampu berpikir kritis, serta mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada lulusan Profesi Ners yang dinilai mengemban profesi mulia dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Saya yakin profesi keperawatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan. Jadilah perawat yang profesional, kompeten, beretika, dan penuh empati," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, UNSRIT juga menyampaikan penghormatan kepada almarhumah mahasiswa Profesi Ners yang telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan namun meninggal dunia sebelum mengikuti prosesi wisuda, serta mengenang salah seorang dosen tetap Program Profesi Ners yang telah berpulang atas dedikasinya dalam dunia pendidikan.

Rektor berharap seluruh lulusan terus menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi integritas, dan terus belajar sepanjang hayat agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....