Tradisi Mapalus Minahasa Harus Tetap Dijaga
- 30 Jun 2026 22:25 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Masyarakat Sulawesi Utara didorong untuk tetap melestarikan nilai luhur tradisi gotong royong Mapalus. Kebudayaan lokal tersebut dinilai sangat krusial di tengah pesatnya arus perkembangan zaman global saat ini.
Konten Kreator Xuki Media Elton Sukiman menyampaikan pandangan tersebut dalam dialog interaktif budaya di RRI Manado. Menurutnya, dinamika modernisasi global saat ini telah membawa banyak perubahan signifikan bagi tatanan kehidupan masyarakat.
"Menarik kalau mau membahas tentang Mapalus. Karena, melihat dari situasi sekarang itu, banyak perubahan toh yang terjadi khususnya di Minahasa, bukan cuma di Minahasa, tapi seluruh dunia pasti ada perkembangan." kata Elton beberapa waktu lalu di rri Manado.
Pria berkemeja hijau itu menjelaskan bahwa nilai kebersamaan tersebut mencerminkan identitas asli dari masyarakat Minahasa. Kearifan lokal ini memiliki substansi berupa kerja sama yang tulus antar setiap elemen warga lokal.
"Ya, Mapalus ini salah satu nilai yang seharusnya sampai sekarang itu harus tetap dijaga. Dijaga karena kalau kita mau mengenal pengertian saja dari Mapalus itu, Mapalus itu merupakan tradisi kerja sama masyarakat Minahasa. Yaitu, bisa kalau disederhanakan itu gotong royong, gotong royong antar sesama masyarakat." ucapnya.
Sistem kekerabatan tersebut pada mulanya lahir dari aktivitas sektor pertanian serta perkebunan masyarakat adat Minahasa. Pola kerja kolektif itu diterapkan untuk menggarap lahan secara bergiliran demi kemaslahatan bersama seluruh kelompok.
Prinsip saling membantu tersebut terbukti mampu meringankan beban pekerjaan berat menjadi jauh lebih cepat selesai. Warisan budaya nonbenda ini terus disosialisasikan agar tidak tergerus oleh egoisme kehidupan modernitas sekarang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....