Kontingen Pesparawi Sulut Melaju ke Grand Prix Pesparawi Nasional XIV
- 28 Jun 2026 21:14 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Sulawesi Utara tampil pada babak Grand Prix Pesparawi Nasional XIV di Aula Utama Universitas Papua (UNIPA), Manokwari, Papua Barat, pada Minggu 28 Juni 2026. Babak Grand Prix yang untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam sejarah Pesparawi Nasional ini mempertemukan para juara terbaik dari kategori paduan suara untuk memperebutkan gelar terbaik.
Sulawesi Utara berhasil mengirimkan wakil pada tiga kategori Grand Prix, yakni Paduan Suara Pria, Paduan Suara Wanita, dan Paduan Suara Dewasa Campuran. Pada kategori Paduan Suara Pria dan Paduan Suara Wanita, kontingen Sulawesi Utara berhadapan dengan tuan rumah Papua Barat. Sementara pada kategori Paduan Suara Dewasa Campuran, Sulawesi Utara bersaing dengan kontingen Jawa Barat.
Semangat para peserta semakin bertambah dengan hadirnya Gubernur Sulawesi Utara, Julius Selvanus, yang sejak sehari sebelumnya berada di Manokwari untuk memberikan dukungan langsung kepada seluruh kontingen.
Gubernur didampingi oleh Ny. Anik Selvanus selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Utara, Sekretaris Umum LPPD Pdt. Meidie Tasik yang juga merupakan Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Bendahara Umum Hevlin Laloan, jajaran pengurus LPPD, serta para official yang terus memberikan semangat kepada para peserta selama berlangsungnya perlombaan.
Keberhasilan meloloskan tiga tim ke Grand Prix menjadi bukti kualitas pembinaan paduan suara di Sulawesi Utara. Pada ajang Pesparawi Nasional XIV tahun ini, kontingen Sulawesi Utara juga menunjukkan komitmen dan kesiapan yang matang dengan mengikuti seluruh 12 kategori perlombaan yang dipertandingkan. Sebelumnya, Sulawesi Utara menargetkan mampu meraih gelar juara umum setelah pada penyelenggaraan sebelumnya berhasil menembus lima besar nasional.
Pesparawi Nasional XIV berlangsung di Manokwari pada 18–28 Juni 2026 dan diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi di Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi seni paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan bangsa, serta membangun harmoni antarumat beragama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....