Bawaslu Manado dan UNPI Perkuat Literasi Demokrasi Mahasiswa

  • 28 Jun 2026 21:18 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Bawaslu Kota Manado menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado sebagai upaya memperkuat literasi demokrasi di kalangan civitas akademika. Kegiatan yang berlangsung di Kampus UNPI Manado itu juga dirangkaikan dengan dialog mengenai penguatan literasi demokrasi di perguruan tinggi demi mendukung penyelenggaraan pemilu yang inklusif dan berkualitas.

MoU ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kota Manado bersama Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNPI Manado. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Rektor UNPI Manado, Debby Ch. Rende, jajaran dosen, staf, serta perwakilan mahasiswa.

Kerja sama ini meliputi peningkatan literasi demokrasi, pendidikan kepemiluan bagi mahasiswa, pelatihan advokasi anti black campaign, hingga penyuluhan kepada komunitas kampus dan masyarakat sekitar. Dalam sambutannya, Rektor UNPI Manado, Debby Ch. Rende, mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut.

"Kami berterima kasih atas kesediaan rekan-rekan dari Bawaslu Manado sudah hadir dan mau mengadakan kerja sama dengan kami," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penandatanganan kerja sama yang dilanjutkan dengan seminar kepemiluan merupakan bentuk nyata komitmen UNPI dalam mendukung pembangunan bangsa.

"Jadi dalam pertemuan kali ini, melalui penandatanganan kerja sama yang dilanjutkan dengan seminar kepemiluan bukan sebuah hal yang kebetulan karena ini merupakan wujud komitmen UNPI bagi Pembangunan Indonesia," katanya menambahkan.

Pada sesi diskusi, Ketua Bawaslu Kota Manado, Brilliant Maengko, menegaskan bahwa literasi demokrasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan hak pilih, tetapi juga tanggung jawab menjaga integritas proses pemilu serta memperkuat persatuan.

"Di pemilu yang sebelum-sebelumnya, rentan terjadi polarisasi, seperti yang kita tahu apalagi waktu tahun 2014/2015 ada dua kubu yang kita ketahui bersama saling menyudutkan dan itu bisa menjadi pemicu yang menjurus pada perpecahan dan saya kira itu bukan hal yang kita inginkan," kata Brilliant.

Ia menilai pendidikan demokrasi di lingkungan kampus perlu terus diperkuat sejak dini.

"Nah karena itu saya kira literasi demokrasi sejak dini di lingkungan kampus, termasuk pemahaman hak-hak memilih, mekanisme pemilu, serta etika berpolitik yang sehat menjadi pokok penting yang harus hadir mulai dari sebelum Pemilu berjalan di tahun mendatang," ujarnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Kota Manado dan UNPI Manado berharap dapat melahirkan generasi yang memiliki pemahaman demokrasi yang baik serta berperan aktif dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....