Kolaborasi BPJS Kesehatan dan TNI Tingkatkan Layanan JKN di Sulut
- 26 Jun 2026 15:08 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Program JKN yang digelar di Sulawesi Utara pada 25–26 Juni 2026.
Kegiatan diawali dengan kunjungan dan supervisi ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) milik TNI yang telah bermitra dengan BPJS Kesehatan. Selanjutnya, pada Jumat 26 Juni, dilaksanakan forum SERASI bersama jajaran TNI di Kota Manado sebagai ruang koordinasi dan penguatan kerja sama antarinstansi.
Rangkaian kegiatan dihadiri Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, bersama jajaran Pusat Kesehatan TNI dan perwakilan kesehatan dari seluruh matra TNI. Pada hari pertama, rombongan meninjau enam fasilitas kesehatan TNI mitra BPJS Kesehatan di Sulawesi Utara untuk melihat langsung kualitas pelayanan kepada peserta JKN, mulai dari alur layanan, pemanfaatan teknologi, hingga kesiapan sarana dan prasarana. Kunjungan tersebut juga menjadi forum evaluasi bersama guna mengidentifikasi tantangan dan peluang peningkatan layanan.
Akmal menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama agar seluruh fasilitas kesehatan mitra mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas bagi peserta JKN.
“Melalui evaluasi dan kolaborasi yang terus diperkuat, kami berharap fasilitas kesehatan TNI semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan peserta,” ujar Akmal.
Menurutnya, keberhasilan Program JKN tidak dapat dicapai oleh BPJS Kesehatan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan berbagai mitra strategis, termasuk TNI yang memiliki jaringan pelayanan hingga ke wilayah terpencil di Indonesia.
Dalam forum SERASI, BPJS Kesehatan juga membuka ruang dialog dengan jajaran TNI sekaligus menyosialisasikan transformasi layanan yang terus dikembangkan. Beberapa inovasi yang diperkenalkan antara lain pemanfaatan NIK/KTP sebagai identitas berobat, antrean online, layanan telekonsultasi, serta akses layanan non tatap muka melalui aplikasi dan kanal resmi BPJS Kesehatan.
Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan TNI, Hadi Juanda, mengapresiasi pelaksanaan Program SERASI. Menurutnya, Program JKN yang dijalankan pemerintah melalui BPJS Kesehatan merupakan program strategis nasional yang perlu didukung seluruh elemen bangsa.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas kesehatan milik TNI terus dikembangkan untuk memperluas akses layanan kesehatan. Dengan keberadaan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, layanan kesehatan TNI tidak hanya dimanfaatkan oleh prajurit aktif dan keluarganya, tetapi juga purnawirawan serta masyarakat umum yang menjadi peserta JKN.
Melalui penguatan sinergi ini, BPJS Kesehatan dan TNI berharap kualitas layanan kesehatan nasional semakin meningkat sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, berkualitas, dan berkelanjutan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....