BPMP Sulut Kawal Revitalisasi Sekolah Rp4,1 M di Tomohon
- 23 Jun 2026 13:44 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Tomohon - Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan daerah. Langkah ini diwujudkan melalui pengawalan langsung terhadap Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026 di Kota Tomohon, Senin, 22 Juni 2026.Hal tersebut merupakan mandat dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 sekaligus bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat.
Kegiatan pendampingan dipimpin langsung oleh Kepala BPMP Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, didampingi Kepala Subbagian Umum, Deisy Sampul, serta Tim Pelaksanaan Program Revitalisasi.

Fokus kunjungan kerja kali ini menyasar sejumlah sekolah di wilayah Kota Tomohon dengan total nilai bantuan mencapai Rp4.141.082.541,00.
Rincian Alokasi Bantuan Sekolah Sasaran
Berikut adalah daftar sekolah penerima manfaat beserta rincian alokasinya:
- SD Inpres Tinoor (Rp895.674.804,00) - Rehabilitasi 6 ruang kelas dan 1 paket toilet.
- TK GMIM Maranatha Kinilow (Rp248.392.000,00) - Pembangunan 1 ruang kelas baru (beserta perabot), rehabilitasi 1 ruang toilet rusak sedang, dan pengadaan 1 unit sanitasi.
- SD GMIM Kayawu (Rp830.845.409,00) - Rehabilitasi 6 ruang kelas dan 1 ruang administrasi.
- TK GMIM Siloam Taratara (Rp217.844.000,00) - Pembangunan 1 ruang kelas baru (beserta perabot), rehabilitasi 1 ruang toilet rusak sedang, dan pengadaan 1 unit sanitasi.
- SD Inpres Tumatangtang (Rp1.061.250.244,00) - Rehabilitasi 4 ruang kelas, 2 paket toilet, 1 ruang perpustakaan, dan 1 ruang UKS.
- SD GMIM Kumelembuai (Rp787.076.084,00) - Rehabilitasi 5 ruang kelas dan 2 ruang administrasi.
Pendampingan ini bertujuan memantau kesiapan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, pemenuhan standar sarana-prasarana, serta tata kelola yang berpusat pada peserta didik.
“Revitalisasi sekolah ini dibiayai sepenuhnya melalui APBN. Penetapan sekolah penerima dilakukan berdasarkan data tingkat kerusakan yang tercatat dalam Dapodik, sehingga tidak dipengaruhi oleh organisasi atau pihak tertentu,” kata Kepala BPMP Sulut, Febri Dien.
Febri juga mengimbau pihak sekolah untuk aktif menjalin komunikasi jika menemukan hambatan di lapangan.
“Jika terdapat kendala dalam pelaksanaannya, kami menghimbau pihak sekolah dan Panitia Pelaksana Satuan Pendidikan untuk segera berkoordinasi dengan BPMP Sulawesi Utara guna mendapatkan informasi dan pendampingan yang diperlukan,” ujarnya.
Febry Dien meminta agar program ini dikerjakan secara serius melibatkan pihak sekolah, panitia, hingga masyarakat sekitar. Beliau bahkan mendorong keterlibatan orang tua murid yang memiliki keahlian konstruksi demi menciptakan tempat belajar yang aman, nyaman, sekaligus membawa semangat perubahan positif bagi para murid.
Melalui kolaborasi erat ini, BPMP Sulawesi Utara berharap seluruh sekolah sasaran dapat terus berinovasi secara mandiri demi mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan yang unggul di Sulawesi Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....