Perintah Danrem, Personil Kodim Bolmong Evakuasi Warga Hilang di Hutan Mintu

  • 20 Jun 2026 20:04 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Bolmong- Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P., M.Han. memerintahkan Kodim 1303/Bolaang Mongondow membantu proses pencarian warga yang hilang di kawasan hutan Mintu.

Danrem juga menginstruksikan agar Kodim 1303/Bolmong terus berkoordinasi dengan Basarnas dan Koramil 1302/Minahasa, khususnya Koramil 1302-09 Modoinding, dalam upaya pencarian dan evakuasi korban.

Empat warga Lorong Agoan, Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, yang dilaporkan tersesat saat hendak menuju lokasi tambang di kawasan Hutan Mintu, Desa Atoga, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim gabungan TNI, Basarnas, dan masyarakat.

Keempat warga tersebut ditemukan pada Sabtu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 03.40 WITA di kawasan perkebunan Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Dalam operasi tersebut, Kodim 1303/Bolmong mengerahkan empat personel yang tergabung dalam tim gabungan. Tim pencari terdiri dari Serka Sutoyo, Babinsa Desa Bukaka, dan Serda Rusdin Mamonto, Babinsa Desa Togid dari Koramil 1303-05/Kotabunan. Sementara tim kesehatan lapangan (Keslap) untuk mendukung evakuasi diperkuat oleh Peltu Abdul Malik, Babinsa Desa Tutuyan, serta Serka Isak Ogelang, Babinsa Desa Motongkad.

Berdasarkan keterangan Fani Pandoi, peristiwa bermula pada Senin, 15 Juni 2026. Saat itu, sebanyak 11 warga berangkat menuju lokasi tambang di Hutan Mintu, Desa Atoga, Kecamatan Motongkad, melalui jalur Desa Kakenturan, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan menuju kawasan perkebunan Desa Togid, Kecamatan Tutuyan.

Namun di tengah perjalanan, empat orang terpisah dari rombongan dan tersesat di dalam hutan karena belum mengenal medan yang mereka lalui. Mereka kemudian bertahan hidup di kawasan hutan dengan memanfaatkan sebuah gubuk darurat atau daseng sebagai tempat berlindung.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, pemerintah desa, keluarga korban, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian selama beberapa hari hingga akhirnya menemukan keempat warga tersebut di sebuah gubuk darurat yang mereka buat.

Setelah ditemukan, tim gabungan yang dipimpin Serka Sutoyo melakukan proses evakuasi terhadap seluruh korban. Pada pukul 15.00 WITA, keempat korban berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan.

Dalam proses evakuasi diketahui satu korban mengalami kondisi lemas akibat kelelahan dan kehabisan logistik setelah tidak mendapatkan makanan selama sekitar tiga hari. Tim kesehatan yang tiba di lokasi pada pukul 15.10 WITA langsung memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke Puskesmas Tutuyan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan pascaevakuasi, tiga korban dinyatakan dalam kondisi baik dan langsung diantar kembali kepada keluarga masing-masing

. Sementara satu korban lainnya Agu Komaling (71), masih menjalani perawatan di Puskesmas Tutuyan karena kondisi fisiknya yang lemah.

Keberhasilan operasi pencarian ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan yang melibatkan unsur TNI, Basarnas, pemerintah desa, masyarakat, dan keluarga korban. Seluruh korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah beberapa hari tersesat di kawasan Hutan Mintu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....