Pilhut Serentak di Minahasa Berlangsung Aman, Bupati Beri Apresiasi
- 18 Jun 2026 18:06 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa - Pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (17/6/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tingginya partisipasi masyarakat serta kedewasaan politik warga menjadi faktor utama terciptanya suasana demokrasi yang damai selama proses pemungutan suara.
Meski Pilhut kerap dianggap memiliki tingkat kerawanan sosial yang tinggi karena kedekatan hubungan antarwarga dalam satu desa, kondisi sebaliknya justru terlihat di sejumlah wilayah. Di Desa Kanonang I, Kecamatan Kawangkoan Barat, maupun Desa Kiawa II, Kecamatan Kawangkoan Utara, masyarakat yang berbeda pilihan politik tampak berbaur dan berinteraksi dengan penuh keakraban.
Hingga pukul 09.00 WITA, tingkat partisipasi pemilih di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) bahkan telah mendekati 50 persen. Antusiasme warga dalam menggunakan hak pilihnya menunjukkan tingginya kepedulian terhadap masa depan dan pembangunan desa masing-masing.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, mengatakan bahwa tingginya partisipasi masyarakat dan situasi yang tetap kondusif mencerminkan kematangan politik warga desa dalam berdemokrasi.
“Antusiasme masyarakat sangat baik. Ini menunjukkan bahwa warga memiliki kepedulian terhadap masa depan desanya masing-masing. Mari kita jadikan pesta demokrasi ini sebagai momentum mempererat kebersamaan,” ujar Robby.
Kelancaran pelaksanaan Pilhut serentak juga tidak terlepas dari langkah-langkah pencegahan yang dilakukan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa. Untuk mengantisipasi potensi konflik, pemantauan langsung dilakukan secara kolaboratif oleh unsur pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, dan penyelenggara pemilihan.
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang didampingi Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Eri Yudianto, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Rama Eka Darma, Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Turut hadir anggota DPD RI perwakilan Sulawesi Utara sekaligus Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Sulawesi Utara, Stefanus BAN Liow. Sementara pengamanan di lapangan dikoordinasikan oleh Kabag Ops Polres Minahasa AKP Asprioyono Johar bersama Sekretaris Daerah Minahasa, Lynda Watania.
Kehadiran para pejabat publik dan aparat penegak hukum di lokasi pemungutan suara bertujuan memastikan seluruh proses berjalan transparan, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya.
Bupati Robby menegaskan bahwa esensi Pilhut serentak bukan sekadar memilih pemimpin desa, tetapi juga memastikan keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh calon hukum tua, tim pendukung, dan masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif setelah hasil pemilihan ditetapkan.
“Saya mengimbau para calon hukum tua, pendukung, dan masyarakat luas untuk tetap menjaga kondusivitas serta tidak bereuforia secara berlebihan setelah hasil pemilihan diumumkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa siapa pun yang terpilih sebagai hukum tua memiliki tanggung jawab untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan pilihan politik, sehingga persatuan dan semangat kebersamaan di desa tetap terjaga.
Pilhut serentak 2026 di Minahasa pun menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang sehat, damai, dan bermartabat, sekaligus menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga stabilitas dan persatuan di tengah perbedaan pilihan politik.
(Jeff Assa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....