Kemenag Minut Gaungkan Persatuan dalam Sosialisasi Pembauran Kebangsaan

  • 17 Jun 2026 17:22 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minut - Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara, Efendi Gani, S.HI., M.H, menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pembauran Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di Kantor Kecamatan Kema, pada Rabu 17 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat sebagai upaya memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Hadir pula Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Umbase Mayuntu, S.Sos., M.Si, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan, Joutje Dengah, S.Ak, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Roy Maramis, S.H, serta Camat Kema, Daniel Komenaung, S.E, bersama unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam materinya, Efendi Gani menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang dibangun di atas keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kerukunan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial melalui penguatan moderasi beragama, pembinaan kerukunan umat beragama, serta penanaman wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks, mulai dari munculnya sikap intoleransi, penyebaran ujaran kebencian, paham radikalisme, hingga pengaruh media sosial yang dapat memicu perpecahan.

Olehnya, masyarakat perlu terus memperkuat komitmen kebangsaan, mengembangkan sikap toleran, menolak segala bentuk kekerasan, serta menghargai keberagaman sebagai kekuatan bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan peserta dapat semakin memahami pentingnya pembauran kebangsaan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa menjadi modal utama dalam menjaga persatuan serta memperkokoh semangat kebhinekaan demi terwujudnya Minahasa Utara yang aman, maju, dan sejahtera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....