Masuk SMK di Sulut Wajib Tes Minat Bakat, SMA Cukup Online
- 17 Jun 2026 14:35 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 untuk jenjang SMA dan SMK di Provinsi Sulawesi Utara resmi diberlakukan berbeda. Jika calon peserta didik SMA bisa mendaftar secara penuh dari rumah via daring, mereka yang memilih SMK diwajibkan datang langsung ke sekolah tujuan untuk mengikuti tes minat dan bakat.
Kasie Pengembangan Kompetensi Operator dan Pelatihan Balai TIK Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fill Diamanti, menegaskan langkah ini diambil agar siswa tidak salah arah dalam menentukan keahliannya.
"Untuk jenjang SMK kuotanya 75 persen lebih banyak untuk jalur prestasi umum. Tetapi dari setiap jalur itu, siswa wajib mengikuti tes minat bakat," kata Fill dalam Dialog Sulut Bicara di Studio RRI Manado, Senin, 15 Juni 2026.
Menurut Fill, tes komparatif ini krusial untuk mengukur kecocokan fisik dan kemampuan spesifik siswa terhadap program studi teknik. Ia mencontohkan, calon siswa yang memiliki gangguan penglihatan warna (buta warna) tentu tidak direkomendasikan masuk ke Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TJKT) atau Kelistrikan karena akan menyulitkan praktik lapangan.
"Tes itu gratis. Calon murid SMK wajib datang ke sekolah karena di situ ada tes minat bakat. Berbeda dengan SMA yang tidak ada tes, siswa bisa daftar dari rumah lewat gadget atau laptopnya," katanya menambahkan.
Kesiapan Sekolah dan Posko Bantuan Lapangan
Aturan wajib datang ke sekolah ini direspons aktif oleh satuan pendidikan. Kepala SMK Negeri 3 Manado, Silvya C. Ransulangi, memaparkan bahwa pihaknya sengaja membentuk posko bantuan fisik untuk mendampingi calon siswa melakukan pendaftaran sekaligus melaksanakan tes berbasis minat tersebut. Langkah ini juga menjadi solusi bagi orang tua atau calon siswa yang memiliki kendala perangkat elektronik maupun keterbatasan kuota internet.
"Bagi yang kesulitan akses online, boleh langsung datang ke posko bantuan di sekolah. Kami juga menyiapkan aplikasi internal agar orang tua bisa melihat langsung alur pemberkasan," kata Silvya.
Untuk tahun ajaran 2026 ini, SMK Negeri 3 Manado sendiri menyiapkan kuota total sebanyak 527 daya tampung. Hingga pertengahan Juni, antusiasme pendaftar tercatat sangat tinggi, di mana sekitar 300 calon siswa sudah masuk lewat jalur aplikasi daring dan lebih dari 200 peserta memilih mendaftar manual langsung di posko sekolah.
| Baca juga: Calon Siswa SMK Wajib Ikuti Tes Minat Bakat |
Silvya menyebutkan, dari 7 program keahlian yang dibuka di SMK Negeri 3 Manado, sektor pariwisata dan teknologi masih mendominasi pilihan masyarakat.
"Ada tiga program keahlian yang saat ini sedang sangat diminati di tempat kami, yaitu Kuliner, Perhotelan, dan TJKT," ujarnya.
Proses pelaksanaan seleksi, verifikasi, hingga pengumuman SPMB berintegritas dan bebas gratifikasi ini dijadwalkan masih akan terus bergulir hingga tanggal 24 Juni 2026 mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....