Perkemahan Moderasi Beragama 3 Boltim, Bupati Ajak Generasi Muda Rawat Toleransi
- 16 Jun 2026 21:07 WIB
- Manado
RRI.CO.ID: Boltim – Perkemahan Moderasi Beragama III tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi ditutup pada Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan MTs Negeri III Boltim itu menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda melalui penguatan nilai toleransi, kebangsaan, dan persaudaraan lintas keberagaman.
Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, SE, MM, di hadapan ratusan peserta perkemahan, pembina, serta tamu undangan yang hadir sejak pagi hari.
Dimana, suasana penutupan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan serta kekeluargaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Boltim, Kepala Kantor Kementerian Agama Boltim Dr Hi Aswin Kyai Demak, M.Pd.I bersama jajaran, serta Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boltim, Ny Rosita Manoppo Pobela, SE, M.Si.
Sebelum prosesi penutupan dimulai, kegiatan diawali dengan aksi penghijauan melalui penanaman pohon di area bumi perkemahan.
Penanaman pohon dilakukan oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Boltim bersama Bupati Oskar Manoppo yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Boltim.
Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda sejak dini.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, terutama Kementerian Agama Boltim, para pembina pramuka, panitia pelaksana, dan peserta yang dinilai sukses menjaga semangat persaudaraan selama kegiatan berlangsung.
Menurut Oskar, perkemahan moderasi beragama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda yang toleran, disiplin, dan mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman masyarakat.
Ia menilai nilai-nilai kepramukaan memiliki keterkaitan erat dengan semangat moderasi beragama yang saat ini terus digaungkan pemerintah.
“Nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan cinta tanah air dalam gerakan pramuka sangat selaras dengan semangat moderasi beragama yang harus terus dijaga bersama,” ujar Oskar dalam sambutannya.
Bupati juga menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat melalui sikap saling menghargai dan gotong royong.
Ia berharap para peserta dapat menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Di hadapan peserta didik MTs dan SMP se-Boltim, Oskar Manoppo menyampaikan pesan agar semangat toleransi yang diperoleh selama perkemahan tidak berhenti hanya di lokasi kegiatan.
“Kalian sudah membuktikan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu. Justru keberagaman menjadi kekuatan yang mempererat persaudaraan,” katanya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Boltim disebut siap mendukung pelaksanaan kegi
atan serupa di masa mendatang dengan skala yang lebih besar.
Dukungan itu dinilai penting untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi kerukunan.
“Boltim membutuhkan generasi yang berakhlak mulia, mampu menjaga persatuan, serta menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat,” ucapnya.
Perkemahan Moderasi Beragama III sendiri diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi muda yang aktif menolak intoleransi dan paham ekstremisme di lingkungan masing-masing.
Rangkaian acara penutupan kemudian diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba serta sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....