Danrem 131/Santiago Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Sulut Periode 2026–2031

  • 15 Jun 2026 19:33 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, MANADO – Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P, Mhan, menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2026–2031 yang digelar di Graha Gubernuran, Kelurahan Bumi Beringin, Kota Manado, Senin 15 Juni 2026.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PMI, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla. Dalam kesempatan itu, Kolonel CKM (Purn) dr. Fredrik Demamassatu resmi dilantik sebagai Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, dr. Fredrik P. Demamassatu menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PMI Sulut selama lima tahun ke depan. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun PMI yang solid, transparan, profesional, dan berintegritas.

"Ke depan, PMI Sulut harus fokus pada pelayanan kemanusiaan, penguatan relawan, kesiapsiagaan bencana, pelayanan donor darah, serta mempererat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan demi masyarakat Sulawesi Utara," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran PMI kabupaten dan kota untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, persatuan dan kerja sama internal organisasi menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PMI.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan peneguhan komitmen moral dan panggilan kemanusiaan untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Sulawesi Utara berada di wilayah sabuk api yang memiliki tingkat kerentanan bencana cukup tinggi. Karena itu, kesiapan mental, kedisiplinan, dan efektivitas tugas PMI dalam memitigasi dampak bencana harus selalu berada pada tingkat kesiapsiagaan tertinggi," kata Yulius.

Ia berharap PMI selalu menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi situasi darurat maupun bencana.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan di PMI merupakan amanah kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

"Amanah yang Saudara terima hari ini bukanlah jabatan untuk dibanggakan, melainkan tanggung jawab kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat pengabdian," ujar Jusuf Kalla.

Ia menekankan bahwa PMI bekerja berdasarkan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

Jusuf Kalla juga mengingatkan bahwa Sulawesi Utara merupakan daerah yang memiliki potensi bencana alam cukup tinggi, sehingga PMI harus senantiasa hadir sebagai organisasi yang tanggap, cepat, dan profesional dalam membantu masyarakat terdampak bencana maupun keadaan darurat lainnya.

Kegiatan pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Utara, pejabat pemerintah daerah, jajaran PMI, serta berbagai tamu undangan.

Kehadiran Danrem 131/Santiago menjadi wujud dukungan TNI terhadap upaya penguatan peran PMI dalam pelayanan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Sulawesi Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....