RHK Senin, 15 Juni 2026 Utamakan Makanan Rohani yang Membawa Kehidupan Kekal

  • 15 Jun 2026 16:09 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Renungan Harian Kristen (RHK) Senin, 15 Juni 2026 mengangkat firman Tuhan dari Yohanes 4:31-34 dengan tema “Makanan Rohani, Bukan Jasmani Saja.” Melalui peristiwa perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria di Sumur Yakub, umat diajak untuk memahami pentingnya memenuhi kebutuhan rohani di atas kebutuhan jasmani.

Dalam kisah tersebut, Yesus sedang melakukan perjalanan dari Yudea menuju Galilea dan harus melewati wilayah Samaria. Di tengah kelelahan akibat perjalanan panjang dan teriknya siang hari, Yesus bertemu dengan seorang perempuan Samaria yang sedang menimba air di Sumur Yakub, Kota Sikhar. Percakapan yang terjadi di antara keduanya membawa perempuan itu pada pengenalan akan Yesus sebagai Mesias dan Sumber Air Hidup.

Setelah menyadari siapa Yesus sebenarnya, perempuan itu meninggalkan tempayan airnya dan bergegas memberitakan kabar tentang Kristus kepada orang-orang di kotanya. Sukacita karena menemukan Sang Juruselamat membuatnya lebih mengutamakan kebutuhan rohani dibanding kebutuhan jasmani.

Sementara itu, para murid yang kembali dari membeli makanan menawarkan makanan kepada Yesus. Namun jawaban Yesus justru membuka pemahaman baru tentang kehidupan rohani. Ia berkata bahwa makanan-Nya adalah melakukan kehendak Bapa yang mengutus-Nya dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Melalui pernyataan tersebut, Yesus menegaskan bahwa manusia tidak hanya membutuhkan makanan untuk tubuh, tetapi juga makanan rohani yang memberi kehidupan sejati. Makanan rohani itu adalah hidup dalam firman Tuhan, melakukan kehendak-Nya, serta setia melayani dan memuliakan nama-Nya.

Renungan ini mengingatkan bahwa kebutuhan jasmani memang penting, tetapi tidak boleh menggeser prioritas utama dalam hidup, yaitu hubungan dengan Tuhan. Kehidupan rohani yang terpelihara akan membawa manusia kepada damai sejahtera, sukacita, dan keselamatan yang kekal.

Firman Tuhan dalam Yohanes 4:31-34 menegaskan, “Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: ‘Rabi, makanlah.’ Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: ‘Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.’ ... Kata Yesus kepada mereka: ‘Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.’”

Melalui renungan ini, umat diajak untuk mengutamakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Makanan rohani yang berasal dari firman dan kehendak Allah menjadi sumber kekuatan yang tidak hanya menopang kehidupan di dunia, tetapi juga mempersiapkan manusia untuk menikmati kehidupan kekal bersama-Nya.

Di akhir renungan, umat diajak untuk berdoa agar senantiasa menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama, sehingga setiap langkah kehidupan menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan nama-Nya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....