Jaga Ketahanan Pangan, TNI Maksimalkan Peran Babinsa di tiap Wilayah

  • 15 Jun 2026 17:17 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam XIII/Merdeka mengerahkan seluruh personel kewilayahan untuk memantau lonjakan harga pangan. Perwira menengah tersebut menegaskan komitmen institusi militer dalam menjaga stabilitas komoditas pokok di Sulawesi Utara.

Langkah konkret ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga yang menghadapi situasi sulit. Pihak TNI Angkatan Darat memastikan tidak akan tinggal diam melihat kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar.

"Tentunya kita ingin masyarakat sejahtera, Pak. Jadi apa yang bisa kita lakukan di wilayah, khususnya kalau TNI Angkatan Darat ini kan Kodam ini kan ada sampai di wilayah. Enggak mungkin kita akan diam melihat kondisi masyarakat yang mungkin butuh apa namanya penanganan, butuh perhatian, butuh memberikan support solusi, ya terutama dari masalah pertanian ini," kata Kolonel Inf Daniel E. Lalawi, S.I.P saat dialog di rri Manado beberapa waktu lalu.

Aparat teritorial juga aktif terlibat dalam program perluasan area tanam padi melalui optimisasi lahan. Program ketahanan pangan nasional tersebut menjadi fokus utama kerja sama antara kementerian terkait dengan TNI.

"Untuk masalah beras yang tadi disampaikan saat ini semakin naik, semakin naik, ada. Nah, ini tolong itu tadi deh, ada fungsinya Babinsa di situ. Silakan sampaikan, mungkin daerah mana yang apa namanya berasnya semakin naik, nanti ada operasi, operasi pasar yang bisa kita sampaikan ke apa namanya Bulog," ucapnya.

Masyarakat diimbau segera melaporkan lonjakan harga komoditas pangan kepada aparat pembina desa di wilayah setempat. Laporan valid dari warga akan menjadi dasar pelaksanaan operasi pasar murah bersama Perum Bulog.

"Kalau memang ada keluhan-keluhan seperti itu, jangan ragu-ragu. Ada kantor Koramil di setiap kecamatan atau Babinsa. Babinsa tidak punya kantor, kantornya di warung kopi. Memang dekat dengan masyarakat ya, Pak," sebutnya.

Sinergi antara institusi militer dengan lembaga penyedia pangan negara diharapkan mampu menekan gejolak harga pasar. Pengawasan ketat secara berkala di tingkat kecamatan terus berjalan demi memastikan kelancaran distribusi beras.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....