Pokja PWI Manado Resmi Bertugas, Siap Jaga Kualitas Informasi di Ibu Kota Provinsi

  • 11 Jun 2026 21:07 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara, Sintya Bojoh, resmi melantik Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kota Manado dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Manado pada Kamis, 11 Juni 2026. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi wartawan di ibu kota provinsi untuk memperkuat profesionalisme, soliditas organisasi, serta peran pers dalam mendukung pembangunan daerah.

Sintya Bojoh menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Pokja PWI Kota Manado yang baru, Arsenius Hut Kamrin Tawi, beserta seluruh jajaran pengurus yang telah menerima amanah organisasi. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan mengedepankan profesionalisme dan kode etik jurnalistik,” ujar Sintya.

Menurutnya, Kota Manado memiliki posisi strategis dalam dinamika pers di Sulawesi Utara. Sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota provinsi, informasi yang berkembang di Manado memiliki pengaruh besar terhadap persepsi publik, sehingga Pokja PWI Manado dituntut menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pemberitaan.

Sintya menjelaskan, pembentukan Pokja PWI di Kota Manado merupakan bagian dari mekanisme organisasi sesuai aturan PWI. Di tingkat ibu kota provinsi tidak dibentuk kepengurusan cabang, melainkan Kelompok Kerja yang bertanggung jawab langsung kepada PWI Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam arahannya, ia menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus yang baru dilantik. Pertama, menjaga soliditas dan kekompakan organisasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan berbagai program kerja.

Kedua, meningkatkan profesionalisme di tengah derasnya arus informasi digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi wartawan, antara lain melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan berbagai pelatihan jurnalistik.

Ketiga, menjadikan PWI sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pers harus mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif tanpa kehilangan independensi.

“Kita bukan corong pemerintah, tetapi juga bukan pihak yang berseberangan. Pers harus menjadi mitra kritis yang menyampaikan kritik secara membangun demi kemajuan daerah,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sintya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado atas dukungan yang selama ini diberikan kepada insan pers. Ia berharap sinergi antara PWI dan pemerintah daerah terus diperkuat guna meningkatkan literasi publik sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Pelantikan Pengurus Pokja PWI Kota Manado ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat eksistensi organisasi serta meningkatkan kualitas jurnalistik di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado, sebagai pusat informasi dan pembangunan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....