Jaga Kamtibmas Manado, Pemerintah dan Polisi Gandeng Tokoh Agama
- 09 Jun 2026 14:20 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama Kota Manado menggelar tatap muka triwulan III bersama pimpinan rumah ibadah se-Kota Manado, di Ruang Serba Guna Kantor Wali Kota Manado, Selasa, 9 Juni 2026.
Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran tokoh agama yang selama ini turut menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Ia menilai situasi ekonomi Kota Manado relatif kondusif, tercermin dari pendapatan asli daerah (PAD) yang berada pada tren positif hingga pertengahan tahun.
“Ini berkat doa dan peran bapak-ibu sekalian sebagai tokoh agama yang terus mendoakan masyarakat Kota Manado agar tetap diberkati,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.Richard Sualang menekankan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Ia meminta agar pesan-pesan kedamaian terus disampaikan melalui mimbar keagamaan.
“Kami berharap pesan tentang pentingnya menjaga keamanan dan tidak melakukan kekerasan terus disampaikan kepada umat,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Tokoh agama bukan untuk turun langsung menghentikan konflik, tetapi menjadi penyampai nilai-nilai kebaikan dan kedamaian,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Kapolresta Manado, Irham Halid, menyampaikan bahwa kepolisian terus berupaya menekan angka gangguan kamtibmas melalui langkah penegakan hukum, pencegahan, dan edukasi masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi cepat terkait potensi gangguan keamanan.
“Insan Bhayangkara berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, namun kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen, termasuk tokoh agama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa laporan masyarakat melalui layanan call center 110 menjadi salah satu instrumen penting dalam respons cepat kepolisian. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh agama dalam menciptakan suasana kota yang aman dan damai.
“Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat demi menjaga Manado tetap kondusif,” ujarnya.
Kegiatan tatap muka ini ditutup dengan ajakan bersama untuk memperkuat persatuan, menjaga toleransi antarumat beragama, serta mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan dalam menciptakan stabilitas di Kota Manado.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....