Minat Teater di Sulut Dinilai Masih Rendah
- 07 Jun 2026 18:41 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap seni teater di Sulawesi Utara dinilai masih perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi para pelaku seni dalam upaya menjaga keberlangsungan seni pertunjukan daerah.
Jeffrey Gerungan, yang bertindak sebagai stage manager dalam berbagai pementasan budaya dan teater, mengatakan seni teater memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dibandingkan film atau sinetron.
“Teater menuntut pemain tampil langsung di depan penonton sehingga karakter dan vokal harus benar-benar dikuasai,” ujar Jeffrey.
Menurutnya, tantangan tersebut membuat tidak semua anak muda tertarik untuk mendalami dunia teater. Namun di sisi lain, seni pertunjukan ini memiliki nilai edukasi yang tinggi dalam membangun disiplin, kerja sama dan kemampuan komunikasi.
Senada dengan itu, Christine Prima Mentang mengaku awalnya kurang tertarik dengan teater karena lebih akrab dengan hiburan digital. Namun pandangannya berubah setelah mengenal dunia seni pertunjukan secara langsung.
“Ternyata teater seru karena banyak mengajarkan kekompakan, budaya dan keterampilan bermain peran,” katanya.
Untuk meningkatkan minat generasi muda, para pegiat seni berencana memperkuat pembinaan melalui sanggar seni yang saat ini mulai dikembangkan di kawasan Maumbi, Minahasa Utara. Keberadaan sanggar tersebut diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus wadah bagi anak-anak muda yang ingin mengenal dan mengembangkan bakat di bidang teater.
Para pelaku seni berharap dukungan masyarakat dan berbagai pihak terus mengalir agar seni teater di Sulawesi Utara tetap hidup dan mampu menjadi media pelestarian budaya daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....