BRMP Sulut Dukung Hilirisasi Kelapa lewat Tanam Serentak

  • 04 Jun 2026 14:00 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Kabupaten Minahasa Selatan menjadi pusat peremajaan lahan dalam aksi tanam kelapa serentak yang digelar pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan strategis yang dihadiri Direktur Wilayah BRMP Sulut, Steivie Karouw, ini ditargetkan mampu mendongkrak pasokan bahan baku hilirisasi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kelompok Substansi BRMP Sulut Fredy Lala, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Selatan Feybie Pusung, Camat Motoling, kelompok tani, serta unsur terkait lainnya.

Program tanam serentak ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat pengembangan perkebunan kelapa sekaligus mendukung peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor perkebunan.

Pelaksanaan penanaman berlangsung dengan antusias dan melibatkan pemerintah daerah, instansi teknis, petani, serta berbagai pemangku kepentingan. Penanaman bibit kelapa secara simbolis menjadi penanda komitmen bersama untuk mendorong revitalisasi perkebunan kelapa di Sulawesi Utara yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Wilayah BRMP Sulawesi Utara, Steivie Karouw, menegaskan bahwa program penanaman kelapa serentak memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sektor perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan perkebunan kelapa yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan pengembangan komoditas kelapa tidak hanya ditentukan oleh perluasan areal tanam, tetapi juga harus didukung penggunaan bibit unggul, penerapan teknologi budidaya yang tepat, serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, petani, dan sektor terkait.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing perkebunan kelapa sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

“Diharapkan melalui penanaman serentak ini, produktivitas kelapa di Minahasa Selatan dan Sulawesi Utara secara umum dapat terus meningkat,” katanya menambahkan.

Melalui program tersebut, sektor perkebunan kelapa diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkokoh posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu sentra kelapa nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....