Kapolres Boltim Siap Kawal Kehadiran IPR untuk WPR di Boltim
- 02 Jun 2026 22:59 WIB
- Manado
RRI.CO.ID: Boltim – Sikap dukungan Kapolres Boltim AKBP. Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., untuk menjaga, mengawal dan memfasilitasi terhadap skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) untuk keberlangsungan hidup bagi para penambang rakyat, menuai apresiasi dari masyarakat yang berprofesi sebagai penambang manual.
"Kapolres Boltim telah memberikan ruang agar pengurusan IPR untuk WPR akan difasilitasi dan dikawal, maka kami sebagai penambang sangat bersyukur dan memberikan apresiasi atas dukungan ini. Kapolres sudah memberikan perlindungan bagi masyarakat yang berprofesi sebagai penambang manual, dimana nantinya lokasi WPR akan segera mendapatkan perizinan sehingga masyarakat dapat bekerja secara legal," ujar salah satu warga.
Kehadiran AKBP Golfried Pakpahan, SH.MSi., yang begitu tegas berkomitmen dalam penegakan hukum, juga memberikan penjelasan bahwa ada garis pembeda antara kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang hanya menguntungkan sepihak bagi pemodal besar. Sehingga rakyat penambang manual perlu untuk dibantu untuk meningkatkan taraf perekonomian mereka dengan memberikan ruang legal dan sah dalam beraktivitas.
“Kami membedakan dengan sangat jelas. Bagi siapa saja yang berusaha menata diri, yang ingin beralih dari cara ilegal menjadi legal, yang sedang berproses mengurus IPR dan masuk dalam Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), maka Polres Boltim siap berdiri di barisan terdepan untuk menjaga, mengawal, dan melindungi hak dan kelancaran proses mereka, Kami tidak akan membiarkan ekonomi warga terganggu selama berada di jalur yang benar dan sesuai aturan,” tegas AKBP Golfried.
Namun demikian, Kapolres juga menegaskan, perlindungan dan pengawalan, ini mutlak diberikan hanya bagi mereka yang taat aturan, menjaga kelestarian lingkungan, dan benar-benar masuk dalam skema pertambangan rakyat.
Sebaliknya, bagi para pelaku tambang liar yang mengeruk kekayaan alam secara membabi buta, tidak mau mengurus izin, merusak lingkungan, maupun yang mengatasnamakan rakyat padahal adalah modal besar, pihaknya tetap akan menindak tegas tanpa kompromi.
“Prinsip kami sederhana: Lindungi yang sah, tindak yang melanggar, Kami ingin ekonomi masyarakat Boltim tumbuh, rakyat sejahtera, tapi tetap harus berjalan di atas rel hukum dan aturan yang berlaku.
Kami berkomitmen memfasilitasi pertemuan antara penambang rakyat dengan instansi teknis seperti Dinas ESDM, agar proses pengurusan IPR dan penentuan WPR ini berjalan cepat, mudah, dan jelas,” tambahnya.
Langkah kebijakan Kapolres Boltim ini mendapat pujian luas karena dinilai mampu menyeimbangkan antara penegakan hukum, kepentingan ekonomi masyarakat, dan kelestarian lingkungan, Masyarakat kini merasa tenang dan terbantu, karena ada kepastian hukum serta jaminan keamanan dari aparat kepolisian selama mereka berusaha menata usahanya menjadi legal.
Pihak penambang rakyat pun berjanji akan segera melengkapi seluruh persyaratan dan mengikuti prosedur yang ditetapkan Pemerintah, demi keberlangsungan usaha yang aman, nyaman, dan berkah.
Mereka berharap dukungan dan komitmen dari Kapolres Boltim ini terus berlanjut, menjadi tonggak perubahan menuju pertambangan di Bolaang Mongondow Timur yang tertib, rapi, dan mensejahterakan rakyat banyak.
Dukungan ini semakin mengukuhkan sosok AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan di mata masyarakat sebagai pemimpin yang berwibawa, tegas, namun sangat dekat, mengerti, dan berjiwa pengayom sejati bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....