Minahasa Utara Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi
- 01 Jun 2026 13:35 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa Utara - Upaya memperkuat akses pendidikan berkualitas dan terintegrasi di Provinsi Sulawesi Utara terus dimatangkan. Langkah strategis ini ditandai dengan peninjauan langsung lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Minahasa Utara, Minggu, 31 Mei 2026.
Program prioritas dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 13 hektar. Kawasan tersebut dinilai sangat strategis karena berada di jalur perkantoran Kabupaten Minahasa Utara, memiliki aksesibilitas yang baik, serta potensial dikembangkan menjadi kawasan pendidikan modern di wilayah timur Indonesia.
Peninjauan lokasi ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal PAUD dan PNFI Kemendikdasmen Gogot Suharwoto, Sekretaris Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen Eko Susanto, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut Febry Dien, serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan program nasional ini, BPMP Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen menyiapkan lokasi transit operasional sementara selama proses pembangunan gedung sekolah permanen berlangsung.
Kantor BPMP Sulut diproyeksikan menjadi pilihan utama lokasi transit karena memiliki luas lahan sekitar 40.120 meter persegi dengan fasilitas penunjang yang sangat memadai. Berdasarkan data fasilitas tahun 2026, BPMP Sulut telah menyiapkan gedung kelas seluas 456 meter persegi yang terbagi dalam enam ruang kelas pembelajaran berkapasitas masing-masing hingga 40 peserta didik.
Fasilitas tersebut dirancang komprehensif untuk mendukung berbagai jenjang pendidikan, meliputi dua ruang kelas untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di lantai satu, serta ruang kelas untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tersebar di lantai satu dan dua. Selain ruang belajar, area transit ini juga dilengkapi dengan ruang kepala sekolah dan ruang guru seluas 70 meter persegi untuk mengoptimalkan tata kelola administrasi.
Sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan SNT di Minahasa Utara, sekaligus menjadi tonggak baru bagi pemerataan dan transformasi pendidikan yang inklusif di Sulawesi Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....