Koridor Ekologis Muara Pusian Disiapkan Lindungi Satwa Endemik
- 28 Mei 2026 18:19 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Bolmong - Upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan satwa endemik Sulawesi diperkuat melalui rencana pengusulan Koridor Ekologis Muara Pusian di Kabupaten Bolaang Mongondow. Langkah ini dibahas dalam Lokakarya Finalisasi Kajian Teknis yang digelar Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kegiatan yang berlangsung di Kotamobagu, Senin, 25 MEI 2026, dibuka langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi. Forum ini melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, lembaga konservasi, hingga masyarakat sebagai bagian dari penguatan kolaborasi konservasi.
Kepala Balai TNBNW, Decky Hendra Prasetya, menekankan pentingnya menjaga konektivitas ekosistem antara kawasan taman nasional dan wilayah penyangga. Menurutnya, koridor ekologis menjadi jalur penting bagi pergerakan satwa liar sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem terhadap perubahan iklim.
“Koridor ini menjadi ruang penting agar satwa bisa berpindah habitat dan ekosistem tetap seimbang,” ujar Decky.
Ia menjelaskan, proses pengusulan koridor telah melalui tahapan panjang dan partisipatif, mulai dari kajian lapangan, diskusi kelompok terpumpun, hingga sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Dari hasil kajian tersebut, disepakati area seluas sekitar 2.000 hektare sebagai kawasan koridor ekologis.
“Semua proses sudah melibatkan banyak pihak. Harapannya dokumen ini bisa benar-benar diterapkan di lapangan,” katanya menambahkan.
Dari pemerintah daerah, Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, memberikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam penyusunan dokumen kajian teknis tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan masyarakat sekaligus pengendali risiko bencana.
“Kerusakan hutan dapat berdampak pada banjir dan longsor, sehingga perlu komitmen bersama untuk menjaganya,” kata Yusra.
Ia berharap hasil lokakarya ini tidak berhenti pada tataran dokumen, tetapi dapat diimplementasikan secara konkret di lapangan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Koridor Ekologis Muara Pusian diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan konservasi satwa endemik, perlindungan lingkungan, serta upaya mitigasi bencana di Bolaang Mongondow dan Sulawesi Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....