Barantin Kawal Pengiriman Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo ke Siau dan Talaud

  • 26 Mei 2026 21:13 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Sulawesi Utara melakukan pengawasan ketat terhadap pengiriman sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto menuju Kabupaten Kepulauan Talaud pada Senin, 25 Mei 2026. Pengawasan dilakukan langsung di Pelabuhan Likupang sebelum hewan ternak tersebut diberangkatkan menggunakan kapal.

Kepala Karantina Sulawesi Utara, Agus Mugiyanto, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh sapi yang dikirim bebas dari penyakit hewan menular strategis. Selain itu, pemeriksaan juga bertujuan memastikan seluruh persyaratan kesehatan hewan telah terpenuhi sebelum sapi dilalulintaskan ke antarpulau.

“Hasil uji laboratorium menyatakan seluruh sapi bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), antraks dan brucellosis,” kata Agus.

Ia menambahkan seluruh prosedur karantina dilakukan secara berurutan dan menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi penyebaran penyakit antarwilayah.

Pemeriksaan fisik akhir juga kembali dilakukan sesaat sebelum sapi dimuat ke atas kapal. Menurut Agus, pemeriksaan berlapis tersebut merupakan bagian dari tugas karantina dalam menjaga kesehatan hewan dan keamanan pangan di Sulawesi Utara.

Pada periode Iduladha tahun ini, Karantina Sulawesi Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap pengiriman enam ekor kambing ke wilayah Kepulauan Sangihe. Selain itu, petugas juga memeriksa pengiriman 29 ekor sapi ke Kabupaten Sitaro serta pemasukan 16 ekor sapi dari Jailolo ke Bitung.

“Seluruh sapi yang dikirim berada dalam kondisi prima. Berdasarkan pemeriksaan akhir, tidak ditemukan adanya gejala atau tanda-tanda penyakit pada hewan-hewan sehingga dipastikan aman untuk dikonsumsi masyarakat sebagai hewan kurban,” kata Agus menambahkan.

Sementara itu, Ketua Tim Karantina Hewan Karantina Sulawesi Utara, Setyawan Pramularsih, menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan di lokasi keberangkatan merupakan pemeriksaan fisik lanjutan. Tahapan tersebut dilakukan setelah pengujian laboratorium selesai dilaksanakan sebelumnya.

“Pemeriksaan di sini adalah pemeriksaan fisik, karena pemeriksaan laboratorium sudah dilakukan sebelumnya. Sertifikat karantina diterbitkan sebagai syarat pelalulintasan sapi antarpulau,” ujar Setyawan.

Ia menerangkan sapi yang diperiksa terdiri atas sapi bantuan Gubernur Sulawesi Utara yang akan dikirim ke Siau. Selain itu, terdapat dua ekor sapi bantuan Presiden yang diberangkatkan menuju Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dengan pengawasan yang ketat tersebut, masyarakat di wilayah kepulauan Siau dan Talaud diharapkan dapat menjalankan perayaan Iduladha dengan aman dan nyaman. Bantuan hewan kurban dari Presiden juga dipastikan telah memenuhi persyaratan kesehatan hewan sebelum diterima masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....