Gempa M5,7 Guncang Tenggara Bitung, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

  • 26 Mei 2026 08:30 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (26/5/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 03.39.21 WIB atau 04.39 WITA dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 125 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara. Episenter gempa terletak pada koordinat 1,06 Lintang Utara dan 126,19 Bujur Timur dengan kedalaman 22 kilometer.

Dalam siaran pers BMKG disebutkan, hasil analisis terkini menunjukkan parameter gempa diperbarui menjadi magnitudo M5,5. Episenter gempa berada pada koordinat 1,13 LU dan 126,20 BT atau sekitar 124 kilometer tenggara Bitung pada kedalaman 25 kilometer.

BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas penyesaran di Lempeng Laut Maluku. Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah, di antaranya Ternate, Manado, Bitung, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow Timur, Tomohon, dan Tondano dengan intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti truk besar melintas.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan resmi BMKG.

Hingga pukul 03.55 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan dan hanya mengakses informasi resmi dari BMKG.

BMKG juga meminta warga tetap tenang serta tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya terkait isu tsunami maupun dampak lanjutan pascagempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....