Menbud Fadli Zon Siapkan DAK Rp3 Miliar untuk Museum Sulut

  • 24 Mei 2026 19:15 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan apresiasi tinggi terhadap wajah baru Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) saat menghadiri peresmian hasil revitalisasi bangunan tersebut pada Jumat, 22 Mei 2026.

Didampingi Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Fadli menilai tata kelola dan alur cerita sejarah yang ditampilkan kini jauh lebih rapi, hidup, dan informatif bagi para pengunjung.

Menurut Fadli, kepedulian pimpinan daerah dalam memugar fasilitas sejarah seperti ini patut ditiru oleh wilayah lain di Indonesia. Ia memuji pengelompokan koleksi yang dinilai sangat sistematis, mulai dari era prasejarah, etnografi, adat istiadat, hingga peninggalan senjata kolonial yang tertata runtun.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya bahwa beliau sangat peduli memajukan kebudayaan. Ini harus menjadi contoh," ujar Fadli Zon.

Lebih lanjut, Fadli mendorong agar ke depan pengelolaan museum ini menerapkan skema kemitraan dengan pihak swasta (public-private partnership). Langkah ini penting guna merangkul para filantropis dan komunitas seni agar ikut terlibat aktif menghidupkan ekosistem museum sebagai pusat edukasi yang inklusif bagi pelajar dan mahasiswa.

Selain sebagai pusat pendidikan, ia juga menyarankan pengembangan sektor ekonomi kreatif di lingkungan museum. Salah satunya adalah dengan mengomersialkan Hak Kekayaan Intelektual (IP) lewat penjualan berbagai produk suvenir unik yang mengangkat ciri khas kebudayaan dari tiga wilayah adat di Sulawesi Utara.

"Kita ingin menghidupkan IP-nya, intellectual property-nya. IP ini kan masa depan, bisa dalam bentuk t-shirt, mug, atau miniatur," katanya menambahkan.

Sebagai bentuk komitmen dukungan dari pemerintah pusat, Kementerian Kebudayaan berencana mengajukan Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik mulai tahun anggaran 2026. Stimulus dana segar berkisar Rp2 miliar hingga Rp3 miliar per tahun ini nantinya akan dialokasikan untuk membiayai berbagai agenda festival dan kegiatan literasi budaya berkala di Museum Sulut.

"Akan kita ajukan untuk mendapatkan dana alokasi khusus kegiatan non-fisik, kisaran 2 sampai 3 miliar rupiah sebagai stimulus ekonomi budaya setempat," kata Fadli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....