Fadli Zon Optimis Museum Sulut Akan Jadi Pusat Budaya dan Ekonomi Baru
- 22 Mei 2026 22:39 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon optimistis Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pasca-revitalisasi mampu meraih standardisasi A sekaligus berkembang menjadi pusat ekonomi budaya baru di Indonesia.
Hal itu disampaikan Fadli Zon saat meresmikan pembukaan kembali museum tersebut bersama Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, di Kota Manado, Jumat, 22 Mei 2026 malam.
“Saya sangat yakin museum provinsi ini tidak hanya yang terbaik di Pulau Sulawesi, tapi mungkin museum provinsi terbaik di Indonesia,” ujar Fadli dalam sambutannya.
Ia mengungkapkan museum tersebut sebelumnya sempat menjadi sorotan publik karena kondisinya yang memprihatinkan. Namun, revitalisasi yang dilakukan Pemprov Sulut dinilai berhasil mengubah wajah museum secara signifikan.
Selain mengapresiasi kualitas fisik bangunan, Fadli menegaskan museum modern tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, melainkan harus berkembang sebagai ruang budaya yang produktif dan bernilai ekonomi.
“Museum menjadi bagian penting dari ekonomi budaya,” katanya.
Menurut Fadli, pengembangan museum perlu melibatkan kolaborasi pemerintah dan swasta, termasuk menghadirkan kafe, restoran, hingga penjualan merchandise berbasis Hak Kekayaan Intelektual (IP) budaya lokal Sulut.
Ia menilai kekayaan budaya Sulut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk kreatif yang dapat memperkuat identitas daerah sekaligus mendatangkan pendapatan ekonomi.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, Kementerian Kebudayaan memastikan Museum Negeri Sulut akan memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik pada tahun anggaran mendatang.
“Tahun depan akan kita ajukan untuk mendapatkan DAK nonfisik bagi kegiatan-kegiatan di museum ini. Biasanya kisaran Rp2 miliar, tapi lumayan sebagai stimulus,” ujar Fadli Zon dalam sesi wawancara.
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut diharapkan mampu menghidupkan ekosistem kebudayaan serta memperbanyak aktivitas publik di lingkungan museum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....