Kanwil Kemenag Sulut Dukung Dialog Pemuda Lintas Agama
- 21 Mei 2026 15:04 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Semangat merawat kerukunan dan persaudaraan lintas iman kembali diteguhkan di Sulawesi Utara. Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Sulut bersama pemuda agama Khonghucu Kota Manado melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, di ruang kerja Kakanwil, pada Kamis 21 Mei 2026.
Audiensi tersebut dilakukan dalam rangka persiapan pembukaan kegiatan Dialog Pemuda Lintas Agama dan Confusian Youth Camp yang dijadwalkan berlangsung di Kota Tomohon pada 26 Juni 2026 mendatang.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Di tengah suasana dialogis, berbagai gagasan tentang penguatan moderasi beragama, persaudaraan lintas iman, serta peran strategis generasi muda dalam menjaga harmoni sosial menjadi pokok pembahasan utama.
Kakanwil Kemenag Sulut, H. Ulyas Taha, menyampaikan apresiasi atas inisiatif MATAKIN Sulut dan pemuda Khonghucu yang terus aktif membangun ruang-ruang perjumpaan antarumat beragama. Menurutnya, kegiatan seperti Dialog Pemuda Lintas Agama dan Confusian Youth Camp menjadi langkah penting dalam menanamkan nilai toleransi, persahabatan, dan cinta damai di kalangan generasi muda.
Kakanwil menegaskan bahwa kerukunan di Sulawesi Utara merupakan warisan sosial yang harus terus dirawat bersama. Karena itu, keterlibatan pemuda lintas agama sangat penting untuk menjaga semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Pemuda adalah penjaga masa depan bangsa. Ketika mereka dipertemukan dalam ruang dialog, persaudaraan dan saling pengertian akan tumbuh dengan kuat. Inilah modal sosial yang sangat berharga bagi kehidupan beragama dan kebangsaan,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut hadir Ketua Panitia kegiatan, Fabio Imbar, SE, Ketua PAKIN Ferenshia Koyahin, S.Ars, Ketua MATAKIN Sulut Ws. Ir. Pon Riano Baggy, serta Penata Layanan Operasional, Penyuluh Agama Khonghucu, dan Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag Sulut.
Ketua Panitia Fabio Imbar menjelaskan bahwa kegiatan yang akan digelar di Tomohon nantinya tidak hanya menjadi ajang pertemuan pemuda lintas agama, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan nilai kemanusiaan universal.
Sementara itu, Ketua MATAKIN Sulut Ws. Ir. Pon Riano Baggy menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antarumat beragama sekaligus memperkuat kontribusi pemuda dalam membangun masyarakat yang damai, harmonis, dan inklusif.
Kegiatan Confusian Youth Camp dan Dialog Pemuda Lintas Agama direncanakan akan melibatkan peserta dari berbagai organisasi kepemudaan lintas agama di Sulawesi Utara.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama untuk menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....