Hitungan Jam, Akta Kelahiran Anak Terbit: Warga Salut Pelayanan Dukcapil Minahasa
- 20 Mei 2026 14:44 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa - Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa kembali menuai apresiasi masyarakat. Kali ini, pujian datang dari pasangan suami istri asal Desa Kiawa Dua Timur, Kecamatan Kawangkoan Utara, yang mengaku terkesan dengan kecepatan layanan penerbitan dokumen kependudukan.
Pasangan Elvando Pangemanan dan Meyfasya Gratia Sumajow atau akrab disapa Vando dan Fasya mengaku tidak menyangka proses penerbitan akta kelahiran anak mereka dapat selesai hanya dalam hitungan jam.
“Cepat sekali sekarang. Hanya hitung jam, akta anak kami sudah ada dalam bentuk PDF,” ujar Vando kepada wartawan di kediamannya di Desa Kiawa Dua Timur.
Menurut Vando, pelayanan Disdukcapil Minahasa saat ini dinilai semakin efektif karena telah memanfaatkan sistem digitalisasi dokumen kependudukan. Dokumen seperti akta kelahiran kini dapat diterima dalam bentuk digital atau soft copy yang dapat diakses melalui perangkat telepon pintar.
“Tidak perlu lagi dalam bentuk fisik atau hard copy. Soft copy sudah bisa dipakai karena ada barcode-nya, asalkan punya handphone Android,” katanya sambil menunjukkan dokumen PDF Akta Kelahiran putrinya, Bella Meicelyn Pangemanan, yang lahir di Rumah Sakit Bethesda Tomohon pada 9 Mei 2026.
Tak hanya akta kelahiran, Fasya mengungkapkan bahwa Disdukcapil juga secara otomatis memperbarui kartu keluarga setelah pengajuan dokumen dilakukan.
“Kami hanya mengajukan penerbitan akta kelahiran, tapi yang diterima juga sudah dengan kartu keluarga yang diperbarui, tanpa biaya tambahan,” ungkapnya.

Apresiasi terhadap pelayanan Disdukcapil Minahasa juga datang dari warga lainnya. Meidy Nayoan, warga Desa Tondegesan, Kecamatan Kawangkoan, menyebut pelayanan pencatatan sipil, termasuk penerbitan akta perkawinan, kini semakin memudahkan masyarakat.
Menurutnya, pihak Disdukcapil bahkan siap hadir langsung saat prosesi pemberkatan nikah untuk melakukan pencatatan administrasi kependudukan.
“Setelah pemberkatan nikah, akta perkawinan langsung diserahkan petugas. Kami tidak perlu lagi datang ke Tondano untuk mengambilnya,” kata Nayoan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa, Meidy Rengkuan, menegaskan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengatakan, pelayanan administrasi kependudukan tetap dibuka, termasuk pada hari libur, untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap dokumen identitas dan pencatatan sipil.
“Kebutuhan masyarakat terhadap identitas kependudukan tidak mengenal hari libur. Karena itu kami tetap berusaha membuka pelayanan,” ujarnya.
Meski demikian, Meidy menegaskan proses pelayanan tetap mengacu pada mekanisme dan prosedur yang berlaku, termasuk sistem antrean berdasarkan nomor pendaftaran.
“Siapa yang mendaftar lebih dulu, akan diprioritaskan untuk dilayani. Karena itu masyarakat diimbau datang lebih awal dan mengambil nomor antrean,” katanya.
Selain pelayanan di kantor, Disdukcapil Minahasa juga terus menjalankan program jemput bola (JeBol) untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat di wilayah kecamatan.
“Selama ada permintaan dari camat, kami siap turun langsung memberikan pelayanan melalui program JeBol,” pungkasnya.
(Jeff Assa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....