Warga Peleloan Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki dalam Tas, Polisi Selidiki Pelak
- 20 Mei 2026 13:58 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa — Warga Kelurahan Peleloan Lingkungan I, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, digemparkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki tanpa identitas yang diduga sengaja ditinggalkan di depan rumah warga, Minggu (17/5/2026) malam sekitar pukul 19.00 WITA. Bayi tersebut ditemukan di dalam sebuah tas berwarna putih yang diletakkan di depan rumah keluarga Kandouw–Maengkom. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar dan memicu keprihatinan masyarakat atas dugaan kasus pembuangan bayi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sejumlah warga mendengar aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. Salah satu saksi, Moudy Repi (60), mengaku tengah berada di ruang tamu bersama istrinya, Yeni Umbas, karena kondisi kesehatannya kurang baik. Tak lama berselang, keduanya mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumah. Karena merasa curiga, Yeni Umbas kemudian melihat keluar melalui jendela dan mendapati dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun, kondisi malam yang gelap membuat identitas keduanya tidak dapat dikenali.
“Awalnya kami kira hanya orang yang mencari lumut di selokan untuk umpan memancing,” ujar saksi kepada petugas.
Beberapa saat kemudian, suara sepeda motor kembali terdengar berhenti di depan rumah keluarga Kandouw–Maengkom sebelum meninggalkan lokasi. Kecurigaan warga mulai terjawab ketika seorang saksi lainnya, Yeni Lanawang, mendengar suara yang semula dikira suara anak kucing.
Karena penasaran, ia membuka pintu rumah dan menemukan sebuah tas putih dalam kondisi tidak terkunci. Saat diperiksa menggunakan senter, saksi terkejut mendapati seorang bayi laki-laki berada di dalam tas tersebut.
“Saya lihat ada bayi di dalam tas, lalu langsung berteriak memanggil warga,” ungkapnya.
Warga kemudian segera menghubungi Kepala Lingkungan I, Jefri Kumaseh. Bersama masyarakat sekitar, bayi tersebut langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Menurut keterangan saksi, sebelum penemuan bayi, sempat terdengar suara sepeda motor dengan knalpot bising berhenti di depan rumah sebelum bergerak ke arah Remboken.
Saat ini, bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano dan terus dipantau oleh tim medis. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Minahasa masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas bayi maupun pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian itu untuk segera melapor demi membantu proses penyelidikan. Kasus ini kembali menjadi perhatian publik dan menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak, sekaligus perlunya kepedulian sosial untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....