Kakanwil Kemenag Sulur Dorong Madrasah Ramah Anak di Bolaang Mongondow Utara

  • 20 Mei 2026 12:19 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Bolmut - Komitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter kembali ditegaskan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulut, H. Ulyas Taha menghadiri penandatanganan deklarasi Madrasah Ramah Anak di MTsN 2 Bolaang Mongondow Utara sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung SBSN, pada Selasa 19 Mei 2026.

Dalam kegiatan itu, Kakanwil didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sulut, Hj. Rosna Rumalang, serta Kepala Bidang Pendidikan Islam H. Ahmad Sholeh dan Kepala Kemenag Bolmut Idrus Sante. Kehadiran jajaran Kanwil disambut hangat oleh pihak madrasah, tokoh masyarakat, guru, serta para siswa yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Suasana penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara. Para siswa menampilkan penyambutan sederhana namun sarat makna, menggambarkan semangat madrasah dalam membangun budaya pendidikan yang humanis dan inklusif. Penandatanganan Madrasah Ramah Anak menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan.

Dalam sambutannya, Kakanwil Ulyas Taha menegaskan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Madrasah harus menjadi rumah kedua yang menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak kita. Pendidikan yang baik lahir dari lingkungan yang ramah, penuh kasih, serta menghargai tumbuh kembang peserta didik,” ujar Ulyas Taha.

Kakanwil juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan gedung SBSN di MTsN 2 Bolmut yang dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan madrasah di daerah.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun harapan dan masa depan generasi bangsa. Kita ingin anak-anak madrasah di Bolaang Mongondow Utara mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, modern, dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, peletakan batu pertama pembangunan gedung SBSN berlangsung khidmat dan penuh harapan. Pembangunan tersebut diharapkan mampu menunjang proses belajar mengajar yang lebih efektif serta memberikan kenyamanan bagi guru dan siswa dalam menjalankan aktivitas pendidikan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, madrasah, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang maju, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....