250 Siswa SMK Negeri 6 Manado Lulus, 12 Siswa Belum Berhasil

  • 12 Mei 2026 20:03 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Sebanyak 250 siswa kelas XII SMK Negeri 6 Manado dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2025/2026. Dari total siswa, 12 orang dinyatakan belum berhasil karena belum memenuhi ketentuan kelulusan.

Hal itu disampaikan Kepala SMK Negeri 6 Manado, Altje Salele, S.Pd., M.Pd, pada acara penamatan siswa kelas XII, Selasa (12/5/2026) di Aula Sekolah.

“Dalam presentasi jumlah kelulusan 95,20 persen yang lulus, selebihnya dinyatakan belum berhasil,” kata Altje.

Ia menjelaskan, momen kelulusan digelar 12 Mei 2026 setelah pengumuman resmi pada 5 Mei 2026. Para lulusan kini resmi menjadi alumni angkatan 2026.

Mengusung tema “Melampaui Kelulusan Menuju Masa Depan”, Altje menegaskan SMKN 6 Manado berkomitmen memajukan 7 Kompetensi Keahlian yang ada, yakni Keperawatan, Asisten Laboratorium Medik, Farmasi, Akuntansi, Manajemen Perkantoran, TKJ, dan Perhotelan.

“Kami bersatu menjadi tim solid untuk memajukan pendidikan di satuan pendidikan SMKN 6 Manado. Menyiapkan lulusan yang siap melanjutkan studi, diterima bekerja di dunia industri dan dunia usaha, dan mereka boleh menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Altje menyebut, saat ini SMKN 6 Manado tengah menghadapi berbagai masalah dan tantangan. Namun, pihaknya tetap mengapresiasi pihak-pihak yang mengangkat nama SMKN 6 Manado.

“Bagi kami itu sebuah tantangan atau jalan untuk memajukan SMKN 6 Manado,” ucapnya.

“SMKN 6 Manado tetap optimis. Walaupun secara pribadi saya sebagai kepala sekolah menghadapi pergumulan, tantangan, opini yang ada yang meminjam profil saya, saya tetap bersyukur kepada Tuhan. Karena SMKN 6 Manado tidak perlu takut dan optimis akan tetap bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk memajukan pendidikan,” tegas Altje.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, serta masyarakat dan orang tua yang mempercayakan kepemimpinan SMKN 6 Manado.

“Siap melahirkan tenaga-tenaga yang siap kerja, siap menciptakan lapangan pekerjaan, dan tentunya ada yang mau melanjutkan pendidikan,” tambahnya.

Pada momen penamatan ini, SMKN 6 Manado secara resmi membuka ekstrakurikuler Bahasa Jepang untuk siswa.

Altje mengapresiasi panitia penamatan tahun 2026 yang digerakkan oleh orang tua murid. “Mereka bersinergi satu sama lain sehingga menurut pantauan masyarakat, terutama wartawan yang hadir, bahwa lain daripada yang lain, ada suatu kemajuan dan bersyukur karena mendapat apresiasi dari wartawan,” ungkapnya.

Ia berharap momen ini menjadi kenangan bagi lulusan dan ajang promosi untuk perekrutan siswa baru ke depan.

Acara penamatan berlangsung khidmat di Aula SMKN 6 Manado dan dihadiri siswa, orang tua, guru, serta tamu undangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....