Prioritaskan Nelayan Kecil, Program Rumpon Bitung Dikawal Ketat HNSI
- 08 Mei 2026 17:07 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Bitung - Program pengadaan rumpon di Kota Bitung akhirnya mendapat penjelasan resmi dari Dinas Perikanan dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bitung, menyusul polemik yang berkembang di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Kota Bitung, Sadat Minabari, menegaskan bahwa program rumpon difokuskan untuk pemberdayaan nelayan kecil, khususnya pengguna alat tangkap pancing dan perahu kecil, bukan untuk kapal besar atau pengguna jaring skala besar .
Menurut Sadat, penempatan rumpon dilakukan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Madidir, Aertembaga, Lembeh Selatan, dan Lembeh Utara. Program tersebut menargetkan pengadaan sebanyak 18 unit rumpon yang penganggarannya berada di masing-masing kecamatan.
“Rumpon ini adalah alat bantu penangkapan ikan yang mempunyai banyak manfaat. Dari sisi ekologis, rumpon menjadi tempat hidup dan berkembang biaknya ikan sehingga terjadi peningkatan populasi ikan,” ujar Sadat.
Ia menjelaskan, selain fungsi ekologis, rumpon juga memiliki nilai ekonomis karena membantu nelayan mendapatkan hasil tangkapan lebih mudah, lebih dekat, dan lebih efisien dibanding sebelumnya. Tidak hanya itu, keberadaan rumpon juga dinilai memiliki potensi wisata bagi masyarakat.
“Kemudian ada manfaat atau nilai wisatanya di situ. Yang tidak kalah penting dalam rapat ini adalah sosialisasi bantuan rumpon kepada masyarakat, khususnya nelayan,” katanya.
Sadat menegaskan, pemanfaatan rumpon dibatasi hanya untuk nelayan kecil dengan alat tangkap sederhana seperti pancing, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat pesisir.
“Nah, ini pun dibatasi untuk masyarakat nelayan kecil dan tidak untuk pengguna alat tangkap besar misalnya pajeko dan lain-lain karena ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat nelayan kecil,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC HNSI Kota Bitung, Mario Mamuntu, menyatakan pihaknya siap mengawal seluruh tahapan program agar berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Tentunya ini sangat membantu para nelayan yang ada di pesisir dan biarlah program dari Bapak Wali Kota Bitung ini akan terus berkelanjutan secara transparan dan bisa dirasakan asas manfaatnya kepada masyarakat nelayan itu sendiri,” ujar Mario.
HNSI juga memastikan program rumpon dapat dimanfaatkan seluruh nelayan kecil di Kota Bitung, sehingga keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....