Kadis Dikda Sulut di Penamatan SMAN 2 Manado: Jangan Berhenti Belajar

  • 08 Mei 2026 17:00 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Femmy Suluh,M.Si, meminta lulusan SMA Negeri 2 Manado jangan pernah berhenti belajar dan berusaha.

Hal itu disampaikan Kadis Femmy Suluh saat menghadiri Penamatan siswa kelas XII SMAN 2 Manado Angkatan ke-63, Jumat (8/5/2026).

“Jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah berhenti berusaha. Peluang sangat besar terbuka di masa depan, tetapi peluang ini tidak didapatkan secara cuma-cuma. Perlu usaha dan perjuangan, terutama untuk membangun karakter lulusan yang punya integritas, berkarakter, serta memiliki semangat jiwa-jiwa petarung,” ujar Femmy.

Menurutnya, hanya orang yang punya semangat yang bisa bertahan di masa yang serba sulit seperti saat ini.

Ia mengapresiasi SMA Negeri 2 Manado yang aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Dalam rangka Hardiknas kemarin, SMAN 2 Manado banyak mengikuti berbagai lomba.

“Sudah masuk 10 besar, ini luar biasa dari puluhan kompetitor. Saingan sekolah-sekolah yang ada di Sulawesi Utara. Ke depan kegiatan-kegiatan ini kiranya juga akan diaktifkan,” katanya.

Kadis juga memuji penampilan tim Masamper dengan tema lagu perjuangan.

“Latihan singkat tetapi nilai-nilai yang didapatkan di situ, semangat sebagai filosofi dari Masamper ini luar biasa. Ada juga grup Maengket dan berbagai jenis kegiatan lainnya, dan ke depan juga akan semakin banyak,” ungkapnya.

Ia berpesan, mulai hari ini para lulusan akan berjuang meraih masa depan.

“Mungkin minggu lalu adik-adik masih belajar di kelas dengan buku-buku, maka mulai hari ini dan seterusnya kalian akan berjuang meraih masa depan. Sekali lagi, jangan pernah berhenti menjadi sosok pembelajar,” tegas Kadis.

Kepada orang tua, Kadis Femmy Suluh , menyampaikan terima kasih karena telah menjadi tiang penyangga utama keberhasilan anak-anak.

“Terima kasih sudah mempercayakan anak-anak berada di sekolah ini. Mereka masuk baik-baik, lulusnya baik-baik juga. Sekolah ini salah satu sekolah favorit di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Ia meminta para lulusan tetap punya misi mensosialisasikan bahwa SMAN 2 Manado adalah sekolah yang baik.

“Guru-guru juga, kepala sekolah punya tanggung jawab untuk terus mengembalikan kejayaan SMA Negeri 2 Manado yang dikenal sebagai salah satu sekolah yang menghasilkan kader-kader terbaik yang sudah berhijrah di tingkat internasional, nasional, di provinsi bahkan di berbagai bidang lainnya,” kata Kadis .

Kadis mengingatkan orang tua bahwa tanggung jawab belum selesai.

“Masih panjang perjalanan anak-anak ini. Beri mereka ruang, beri mereka kesempatan untuk memilih jalur mereka di masa depan. Tapi tetap dengan bimbingan, tetap arahkan pada nilai-nilai moral, integritas. Karena keluarga akan menjadi jaring pengaman terbaik untuk anak-anak ini,” pesannya.

Ia juga memberi apresiasi kepada pihak sekolah atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tulus mendidik lulusan.

“Wajah-wajah masa depan mereka telah dibentuk. Kelak akan menjadi tiang-tiang peradaban generasi emas yang akan membangun bangsa dan negara. Teruslah berinovasi, teruslah mengajar, karena cara kita mendidik mereka akan menentukan masa depan anak-anak,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Manado I Wayan Sumertha, S.Pd., M.Pd, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan kerja sama orang tua selama ini.

“Pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang lahir dari sinergi antara sekolah dan keluarga. Kami menyadari dalam proses mendidik tentu masih terdapat banyak kekurangan, namun seluruh guru dan tenaga kependidikan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi putra-putri bapak ibu,” kata Wayan.

Ia juga berterima kasih kepada guru dan tenaga pendidik atas dedikasi, kesabaran, dan pengabdian.

“Keberhasilan siswa-siswi hari ini, Jumat, 8 Mei 2026, juga merupakan buah dari kerja keras dan ketulusan bapak ibu guru sekalian. Pendidikan bukan hanya tentang mengajar, tetapi tentang menanamkan nilai dan membentuk masa depan,” ujarnya.

Kepada 233 lulusan Angkatan ke-63, Wayan berpesan agar ke manapun melangkah tetap menjaga nama baik keluarga dan almamater.

“Jadilah generasi yang rendah hati ketika berhasil, tetap kuat ketika menghadapi kesulitan, dan tetap jujur dalam setiap langkah kehidupan,” katanya.

“Bagi yang akan melanjutkan pendidikan, teruslah belajar dan berkarya. Bagi yang akan memasuki dunia kerja, bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.

Dan bagi yang masih mencari jalan terbaik dalam hidupnya, jangan pernah menyerah. Masa depan tidak ditentukan oleh seberapa cepat kalian berhasil, tetapi oleh seberapa kuat kalian bertahan dan terus berusaha,” tambah Wayan.

Ia mengutip tokoh dunia bisnis, “Semua mimpi dapat menjadi kenyataan apabila kita memiliki keberanian untuk mengejarnya.”

“Karena itu jangan pernah takut bermimpi besar dan jangan pernah lelah berjuang untuk masa depan kalian,” pesannya.

“Hari ini kalian meninggalkan sekolah, tetapi kalian akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 2 Manado. Kami berharap suatu saat nanti kalian kembali dengan cerita keberhasilan, cerita karya, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Wayan.

Syukur acara penamatan Angkatan ke-63 bagi 233 siswa kelas XII SMAN 2 Manado digelar di sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....