PWRI Sulut Ajak Lansia Tetap Produktif dan Bahagia di Usia Senja

  • 08 Mei 2026 13:41 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Menjadi tua bukan berarti berhenti berkarya. Semangat itulah yang ditekankan dalam Pembelajaran Tatap Muka kedelapan Sekolah Lansia Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Aula Disdukcapil-KB Daerah Sulut, Kamis, 7 Mei 2026.

Hadir sebagai narasumber, Roosje Kalangi, membawakan materi tentang pentingnya konsep menua dengan sehat dan aktif. Ia menjelaskan bahwa kebahagiaan lansia di masa tua sangat bergantung pada kemauan mereka untuk tetap menjalin interaksi sosial dan menjaga pola hidup.

"Proses menua itu pasti, namun yang paling penting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri agar tetap sehat, aktif, dan hidup kita tetap bermakna bagi orang lain," ujar Roosje di hadapan para peserta.

Menurutnya, lansia perlu menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan keterlibatan dalam lingkungan sosial. Hal ini bertujuan agar para purna bakti tetap memiliki kepercayaan diri tinggi serta tidak merasa terisolasi meskipun sudah tidak lagi bekerja secara formal.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi wadah bagi para lansia untuk saling bertukar cerita mengenai tantangan kesehatan yang mereka hadapi. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa ada keinginan kuat untuk terus berdaya di usia lanjut.

Melalui program Sekolah Lansia ini, PWRI Sulawesi Utara berkomitmen mengubah stigma masyarakat terhadap kelompok lanjut usia. Lansia tidak lagi dipandang sebagai kelompok pasif, melainkan bagian dari elemen masyarakat yang kaya akan pengalaman dan tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....