UMKM Lapas Manado Lirik Potensi Destinasi Wisata lewat Kerajinan
- 06 Mei 2026 14:37 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado mengoptimalkan program kemandirian warga binaan melalui hilirisasi batok kelapa. Langkah ini diambil untuk membekali narapidana dengan keterampilan produktif sekaligus membidik pasar pariwisata Sulawesi Utara.
Kepala Lapas Kelas IIA Manado, Krisman Ziliwu, menjelaskan bahwa bahan baku kelapa di Sulut sangat melimpah. Ceruk pasar dari wisatawan mancanegara inilah yang coba diambil oleh pihak lapas.
"Di Sulut ini termasuk salah satu destinasi wisata. Yang menurut kami kenapa ini tidak kami ambil ceruknya ini untuk produk-produk kami bisa kami pasarkan ke wisatawan-wisatawan mancanegara," kata Krisman, Rabu, 6 Mei 2026.
Pengawasan Alat Kerja yang Ketat
Mengingat proses pembuatan kerajinan menggunakan peralatan tajam, Lapas Manado menerapkan pengawasan berlapis. Langkah preventif wajib dijalankan guna mencegah penyalahgunaan alat kerja di dalam lingkungan blok hunian.
Krisman memastikan seluruh aktivitas produksi dipusatkan di ruang khusus di bawah pengawalan ketat petugas. Sirkulasi masuk dan keluarnya warga binaan diperiksa mendalam setiap hari.
"Kegiatan yang dilaksanakan tetap dalam pengawalan dan pengawasan oleh petugas lembaga pemasyarakatan itu sendiri, sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi," kata Krisman.
Program kemandirian ini mendapat respons positif dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut. Penyuluh Perindag Sulut, Noviane K.S. Koagouw, menyatakan produk kerajinan kelapa lokal bahkan sudah dipromosikan hingga ke pameran internasional.
"Ada yang kami bawa di Amerika, pameran Amerika ada dari batu (batok) kelapa. Itu dari produk dari UK Craft yang ke Amerika," ucapnya.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya melatih keterampilan warga binaan selama masa pidana. Hasil penjualan kerajinan nantinya diproyeksikan menjadi premi atau tabungan modal usaha bagi mereka saat bebas nanti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....