Pendampingan UT, Aparatur Kanonang III Siap Layani Administrasi Digital

  • 06 Mei 2026 09:32 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa- Universitas Terbuka (UT) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan pendampingan peningkatan literasi digital bagi aparatur Desa Kanonang III, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Senin 4 Mei 2026.

Kegiatan ini menyasar modernisasi tata kelola administrasi desa yang selama ini masih bertumpu pada sistem manual.

Ketua Tim PkM UT Sorong, Michel J. N. Potolau, MAP beserta dengan anggota tim Herke Memah, MAP dan Yesita Wuisan, MM menjelaskan , program ini dirancang untuk menjawab tantangan efisiensi, ketertiban, dan transparansi pelayanan publik di tingkat desa. Sebanyak 16 peserta yang terdiri dari Hukum Tua Kanonang III, perangkat desa dan mahasiswa KKN mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan teknis langsung.

Selama ini, pengelolaan administrasi di Desa Kanonang III masih didominasi pencatatan berbasis kertas dan penyimpanan arsip terpisah. Berdasarkan pendataan awal tim, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan duplikasi data, keterlambatan layanan, serta sulitnya pelacakan dokumen saat dibutuhkan masyarakat. Sebagai solusi, tim PKM memperkenalkan Sistem Administrasi Desa Berbasis Digital Sederhana (SADBD-S) yang dirancang khusus menyesuaikan kapasitas operasional dan kebutuhan lapangan.

Narasumber sekaligus perancang sistem, Marco Laluan, M.Pd. dari Universitas Negeri Manado (UNIMA), memandu pelatihan penggunaan database digital, pengarsipan elektronik, template surat terstandar, hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan. Metode yang diterapkan bersifat partisipatif, mengombinasikan sosialisasi konsep, praktik langsung menggunakan perangkat desa, dan pendampingan operasional agar teknologi dapat diadopsi secara mandiri pasca kegiatan.

“Teknologi atau sistem yang dirancang oleh tim merupakan sistem yang user friendly, dirancang sederhana agar mudah dioperasikan dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kapasitas aparatur desa. Diharapkan dengan sistem administrasi desa sederhana ini bisa membantu Desa Kanonang III dalam bertransformasi menjadi desa digital dan sistem ini bisa menjadi berkat bagi masyarakat Desa Kanonang III,” ujar Marco.

Antusiasme juga disampaikan oleh Hukum Tua Desa Kanonang III. “Semoga dengan edukasi tentang sistem desa digital ini akan mendorong kita untuk lebih berkembang lagi, tidak lagi menggunakan sistem manual. Kami optimis bahwa kami pasti bisa mencapai tujuan desa digital. Terima kasih buat Universitas Terbuka, Direktur Universitas Terbuka Sorong, dan buat seluruh tim dan narasumber, semoga selalu bisa menjadi berkat bagi banyak orang,” ungkapnya.

Secara strategis, program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 dan 16, serta mendukung implementasi Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Dengan tersedianya sistem digital dan SOP yang terstandar, diharapkan terjadi percepatan layanan, penurunan risiko kehilangan dokumen, serta peningkatan akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

Tim PKM UT menyerahkan penuh pengelolaan sistem kepada aparatur desa beserta panduan tertulis untuk memastikan keberlanjutan. Kedepannya, pemantauan berkala akan dilakukan guna mengevaluasi tingkat adopsi teknologi dan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik di Desa Kanonang III.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....