OJK dan Pemkab Bolmong Pacu Pembiayaan UMKM Bank Citra Dumoga

  • 06 Mei 2026 08:20 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Bolmong - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadiri agenda Temu Wicara dan Panen Raya Padi yang diinisiasi oleh Bank Citra Dumoga. Kegiatan yang berpusat di Desa Mopuya Selatan Dua, Kecamatan Dumoga Utara tersebut digelar pada Selasa, 5 Mei 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas keterbukaan akses permodalan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor pertanian. Agenda strategis tersebut juga diwarnai dengan penandatanganan perjanjian fasilitas kredit serta penyaluran bantuan sarana produksi peternakan dan pertanian kepada kelompok usaha binaan setempat.

Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, menyambut positif kehadiran regulator keuangan yang bersedia turun langsung ke wilayah pedesaan. Dirinya menilai kehadiran OJK dapat memberikan rasa aman sekaligus perlindungan bagi para petani dan pelaku usaha kecil.

"OJK bukan hanya tugas pokoknya sebagai pengawasan pada lembaga-lembaga jasa keuangan, tapi perlindungan bagi konsumen. Jadi kalau ada perbankan jasa keuangan yang nakal-nakal pada petani UMKM, lapor ke OJK," kata Dony Lumenta.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Citra Dumoga, Christina H.R. Frederik, menjelaskan bahwa manajemen terus berfokus mengikis stigma masyarakat yang memandang prosedur pinjaman bank cenderung rumit dan berbelit-belit. Pihaknya berkomitmen menyediakan mekanisme pembiayaan yang efisien dan tepat sasaran demi menopang roda perekonomian daerah.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Bank Citra Dumoga hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM," ujar Christina H.R. Frederik.

Selain mendorong penyaluran kredit, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ruang edukasi bagi masyarakat agar terhindar dari jeratan instrumen keuangan ilegal. Sektor penawaran investasi tanpa izin resmi dinilai masih menjadi ancaman nyata yang kerap menyasar warga di tingkat pedesaan.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (Sulutgomalut), Robert H.P Sianipar, mengingatkan warga untuk selalu menguji legalitas setiap tawaran menanam modal yang menjanjikan keuntungan tidak wajar.

"Jangan tergiur dengan investasi-investasi ilegal, judol, dan lain-lain yang tidak membawa kita kepada kesejahteraan. Sudah banyak yang terjadi penipuan di tengah-masyarakat dan sudah banyak korbannya," katanya.

Menutup arahannya, Robert mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan kanal komunikasi resmi OJK melalui call center 157 apabila menemukan tawaran keuangan yang mencurigakan di lapangan. Kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, dan perbankan ini diharapkan dapat terus berjalan guna memastikan seluruh kegiatan sektor keuangan di Bolmong terlaksana secara aman, transparan, dan akuntabel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....