Pemerhati Budaya Ingatkan Calon Hukum Tua di Minahasa Junjung Edukasi Demokrasi

  • 03 Mei 2026 19:31 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa — Pemerhati budaya dan pemerintahan desa Kabupaten Minahasa, Jhony Ontos Lumangkun, mengingatkan para calon hukum tua yang akan bertarung dalam pemilihan tahun 2026 agar mengedepankan edukasi demokrasi kepada para pendukung dan simpatisan.

Hal itu disampaikan Ontos menjelang pelaksanaan pemilihan hukum tua di 129 desa di Kabupaten Minahasa. Ia menekankan pentingnya proses demokrasi yang sehat, damai, dan beretika di tingkat desa.

“Saya berharap kepada para calon hukum tua yang telah ditetapkan dapat memberikan edukasi berdemokrasi yang baik kepada para pendukung dan simpatisannya,” ujar Ontos kepada RRI Manado.

Menurutnya, dalam upaya meraih simpati masyarakat, para kandidat diharapkan mampu menahan diri dari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah warga. Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak berkembang menjadi gesekan sosial yang merugikan persatuan desa.

“Rasa suka dan tidak suka jangan sampai memicu benturan. Yang kita pilih adalah pemimpin adat desa atau hukum tua, bukan pemimpin kelompok atau golongan tertentu,” tegasnya.

Ontos juga menyoroti bahwa proses demokrasi dalam pemilihan hukum tua telah menjadi bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat Minahasa. Karena itu, nilai-nilai demokrasi yang baik perlu terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda sebagai bagian dari pendidikan politik di tingkat lokal.

Di akhir pernyataannya, ia mengingatkan seluruh calon untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam kontestasi tersebut.

“Semua calon harus siap menang dan siap kalah,” pungkasnya.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....