Hari Ketiga KKR Mujizat Kesembuhan Hadirkan Ps Debby Basjir

  • 30 Apr 2026 18:54 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado Hari Ketiga Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Mujizat Kesembuhan yang diselenggarakan oleh Yayasan Kairos Pelita Hati bersama Suara Kabar Baik Tinavel Ministry dihadiri ribuan jemaat Kristen dari berbagai denominasi memadati Lapangan Sparta Tikala Manado, Rabu 29 April 20026.

KKR mengangkat tema “Waktunya Sudah Dekat” dan menghadirkan dua tokoh gereja, yaitu Ps Debby Basjir dan Ps Vriego Soplely.

Rangkaian acara dibuka oleh Ps Vriego melalui pujian dan penyembahan dengan membawakan sejumlah lagu rohani seperti “Walau Gunung Tak Berpindah,” “Masuk Hadirat-Mu Tuhan,” dan “Ku Tak Pandang Dari Gereja Mana,” serta lagu gospel lainnya yang semakin menambah suasana khusyuk.

Para jemaat tampak begitu antusias dan larut dalam kebersamaan saat menaikkan pujian kepada Tuhan melalui lagu-lagu tersebut.

Setelah sesi pujian, ibadah dilanjutkan dengan khotbah yang disampaikan oleh Ps Debby Basjir, pelayan Tuhan berdarah Kawanaua Sulawesi Utara.

Dalam pesannya yang mengacu pada 1 Petrus 4:7, Ps Debby Basjir. mengingatkan pentingnya pertobatan menjelang kedatangan Tuhan. Firman ini menjadi panggilan bagi setiap orang percaya untuk tidak menunda perubahan hidup, melainkan segera berbalik kepada Tuhan dengan hati yang sungguh-sungguh.

Ia menegaskan bahwa kabar tentang kedatangan Tuhan yang semakin dekat bukanlah hal yang bisa dianggap sepele, terlebih di tengah kondisi zaman yang tidak menentu. Dunia yang penuh dengan tantangan, ketidakpastian, dan godaan justru seharusnya membuat iman kita semakin teguh, bukan malah menjauh dari Tuhan. Kesadaran akan waktu yang semakin singkat hendaknya mendorong kita untuk hidup lebih waspada dan bijaksana.

Ps Debby juga menekankan pentingnya hidup dengan penguasaan diri dan ketenangan, karena masih banyak orang yang mengaku Kristen namun belum mampu mengendalikan diri dalam berbagai aspek kehidupan. Penguasaan diri adalah bukti kedewasaan iman, yang terlihat dari cara kita berpikir, berbicara, dan bertindak setiap hari. Ketika hati dipenuhi oleh Roh Tuhan, maka kehidupan kita pun akan mencerminkan damai sejahtera.

Menurutnya, Alkitab mengajarkan bahwa karena akhir dari segala sesuatu sudah dekat, setiap orang percaya perlu mengendalikan diri, khususnya dari keinginan-keinginan yang bersifat negatif. Oleh sebab itu, marilah kita mempersiapkan hati dengan sungguh-sungguh, hidup dalam kekudusan, serta terus mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan demikian, saat waktunya tiba, kita didapati setia dan siap menyambut kedatangan-Nya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....