Mendikdasmen Groundbreaking SDN Sinuian, Alokasikan Dana Rp2,1 Miliar

  • 23 Apr 2026 16:32 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Kabar gembira bagi dunia pendidikan di Kabupaten Minahasa. Gedung SD Negeri Sinuian di Kecamatan Remboken akan segera direvitalisasi setelah bertahun-tahun dalam kondisi memprihatinkan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan sekolah tersebut pada Rabu, 22 April 2026.

Dua ruang kelas SDN Sinuian mengalami kerusakan berat pada bagian atap dan plafon yang bocor. Akibatnya, saat musim hujan tiba, kegiatan belajar mengajar sering terhenti. Para siswa bahkan terpaksa dipulangkan lebih awal karena keterbatasan ruang untuk berbagi kelas dengan siswa lain.

Kepala SDN Sinuian, Nonie Tombeng, mengungkapkan bahwa kerusakan ini sudah berlangsung selama lima tahun. Kondisi diperparah oleh material bangunan yang sudah tua dan lapuk, serta terjangan angin puting beliung beberapa waktu lalu.

“Ada faktor bencana alam dan juga memang material seng yang sudah tua dan lapuk. Itu mengakibatkan air masuk ke ruangan hingga plafon membusuk. Kami sangat berharap pembangunan ini tuntas di tahun 2026,” ujar Nonie.

Pembangunan Swakelola Senilai Rp2,1 Miliar Pembangunan gedung baru ini akan dilakukan melalui mekanisme swakelola dengan dukungan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp2,1 miliar. Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di pelosok negeri.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa kunjungan ke Minahasa ini merupakan kelanjutan dari peninjauan sebelumnya di SD Negeri Ampreng.

“Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan SDN Sinuian. Ini adalah bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk revitalisasi sekolah-sekolah di Indonesia,” kata Abdul Mu’ti.

Target Revitalisasi di Sulawesi Utara Pada tahun 2026, Kemendikdasmen menargetkan revitalisasi bagi sekitar 71 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Khusus di Provinsi Sulawesi Utara, program ini akan menyasar 248 satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Dalam agenda ini, Mendikdasmen turut didampingi oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, dan Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, beserta jajaran pejabat teras Kemendikdasmen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....