BA Kemenkop UKM Pacu Digitalisasi Koperasi di Minahasa

  • 14 Apr 2026 14:32 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) melalui peran Business Assistant (BA) terus mengakselerasi penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Minahasa. Langkah ini difokuskan pada penguatan manajerial dan digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Edward Rabu, selaku Business Assistant Kemenkop UKM wilayah Minahasa, mengungkapkan bahwa peran BA mencakup empat pilar utama, asistensi operasional, monitoring aset, digitalisasi data melalui sistem Simkopdes, serta pengembangan kemitraan strategis.

“Kami bertanggung jawab mendampingi 10 hingga 12 koperasi desa binaan. Fokus utamanya adalah memastikan koperasi memiliki rencana kerja yang matang dan administrasi yang tertib agar mampu memenuhi syarat perbankan (bankable),” ujar Edward, saat dihubungi RRI, Selasa, 14 April 2026.

Optimalisasi Potensi Lokal dan Rantai Nilai

Koperasi Desa Merah Putih diarahkan untuk menjadi motor penggerak sektor unggulan di masing-masing desa. Terdapat empat fokus pengembangan potensi yang tengah digarap, yakni:

  • Sektor Pertanian: Peningkatan nilai tukar petani melalui penyediaan alat pertanian modern.
  • Penguatan UMKM: Mengembangkan produk khas daerah agar mampu menembus pasar nasional.
  • Unit Usaha Strategis: Pengelolaan pasar desa, simpan pinjam, hingga penyediaan cold storage untuk efisiensi logistik.
  • Ekonomi Kerakyatan: Membangun kemitraan usaha dan jasa yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
  • Transparansi Melalui Digitalisasi

Dalam fase pendampingan saat ini, Edward menekankan pentingnya transformasi digital. Pelatihan aplikasi administrasi dan pemasaran digital diberikan kepada pengurus dan anggota untuk memodernisasi model bisnis.

“Digitalisasi bukan sekadar tren, tapi alat untuk memudahkan transaksi dan meningkatkan transparansi kepada masyarakat. Kami ingin koperasi beroperasi secara mandiri dan akuntabel,” katanya menambahkan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Dukungan Fisik dan Sinergi Lintas Sektor

Selain penguatan SDM, Pemerintah juga memfasilitasi pembangunan sarana fisik secara bertahap, mulai dari gerai koperasi hingga gudang kelengkapan operasional. Sinergi ini turut melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok tani, dan lembaga pendidikan desa untuk memperkuat rantai nilai ekonomi.

Program ini diharapkan tidak hanya membangun fisik bangunan, tetapi juga menanamkan kembali nilai-nilai luhur koperasi seperti gotong royong dan keadilan sosial sebagai fondasi utama penguatan kelembagaan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....