Akselerasi Wajib Halal 2026, Kakanwil Kemenag Sulut: Kita Harus Jadi Pelaku Utama

  • 14 Apr 2026 11:09 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan jaminan produk halal yang berkualitas bagi masyarakat. Kepala Kanwil Kemenag Sulut, Ulyas Taha, menggelar rapat koordinasi dan pendampingan bagi para Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) regio Sulawesi Utara di ruang kerjanya, Senin, 13 April 2026.

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengakselerasi program nasional Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), khususnya menuju target Wajib Halal Oktober 2026. Ulyas Taha menegaskan bahwa suksesnya program ini sangat bergantung pada kesiapan dan kerja nyata di tingkat daerah.

“Program Wajib Halal Oktober 2026 adalah amanah besar negara. Kita di daerah tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku utama yang memastikan setiap proses berjalan profesional,” kata Ulyas Taha saat memberikan arahan.

Meskipun saat ini BPJPH telah berdiri sebagai badan mandiri yang terpisah dari Kementerian Agama RI, Ulyas mengingatkan bahwa sinergi lintas kelembagaan harus tetap kokoh. Menurutnya, koordinasi tetap menjadi kunci utama agar akses pelayanan halal semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Senada dengan hal tersebut, Kabag TU Basri Saenong, yang juga berpengalaman sebagai mantan Kepala Satgas JPH Sulut, memberikan penekanan pada aspek teknis dan integritas. Ia mengingatkan bahwa pengawasan halal bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bentuk penjagaan terhadap kepercayaan publik.

“Kita tidak boleh bekerja secara normatif saja. Pengawasan halal membutuhkan ketelitian, integritas, dan keberanian memastikan standar benar-benar diterapkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil kemenag Sulut, Ulyas Taha, juga menindaklanjuti penataan penempatan delapan personel Pengawas JPH di Sulawesi Utara. Untuk sementara, para personel ini akan berkantor di Kanwil Kemenag Sulut sebelum didistribusikan ke wilayah strategis seperti Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu, hingga wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Upaya pendistribusian personel secara merata ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pengawasan sekaligus mempercepat implementasi program halal. Kanwil Kemenag Sulut, Ulyas, optimis bahwa kolaborasi ini akan menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk yang terjamin kehalalannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....