Tatap Transformasi 2027, Gubernur YSK Tekankan 8 Prioritas Pembangunan Sulut
- 09 Apr 2026 16:09 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Manado, Kamis, 9 April 2026. Dalam forum strategis tersebut, Gubernur memaparkan visi besar transformasi ekonomi dan sosial menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan titik krusial karena menjadi tahun ketiga dalam periode kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur.
“Tema pembangunan kita tahun 2027 adalah percepatan peletakan fondasi transformasi Sulawesi Utara. Ini adalah momentum untuk melihat sejauh mana visi-misi kita telah berdampak bagi rakyat,” ujar Gubernur Yulius.
Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menetapkan delapan prioritas pembangunan daerah tahun 2027, di antaranya:
- Penguatan tata kelola kepemimpinan berintegritas (Anti-KKN dan Narkoba).
- Peningkatan kualitas SDM berdaya saing.
- Penguatan daya saing daerah, lapangan kerja, dan optimalisasi sektor pertambangan berkelanjutan.
- Memperkuat daya saing global.
- Ketahanan pangan, energi, dan air.
- Kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan nyaman.
- Tata kelola pemerintahan daerah yang baik.
- Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan.
Soroti Belanja Pegawai dan Sektor Pertambangan
Salah satu poin menarik yang disampaikan Gubernur adalah mengenai kondisi fiskal daerah. Ia melaporkan bahwa Sulawesi Utara tengah berupaya keras menyeimbangkan mandatory spending belanja pegawai yang saat ini masih berada di angka 47,82%, sementara target pusat adalah 30%.
Di sektor ekonomi kerakyatan, Gubernur membawa kabar baik terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
“Puji syukur, kita mendapat 63 blok WPR dengan luas kurang lebih 6.300 hektare yang sudah di-SK-kan Menteri ESDM. Saat ini kami sedang memproses Pergub dan Perda agar pengelolaannya berkeadilan bagi masyarakat di kabupaten/kota,” katanya menjelaskan.
Target Makro Ekonomi 2027
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memasang target ambisius namun terukur untuk tahun 2027, di antaranya:
- Pertumbuhan Ekonomi: Ditargetkan mencapai 6,7% hingga 7,7%.
- Tingkat Kemiskinan: Ditekan hingga angka 5,02% - 5,42%.
- Indeks Modal Manusia: Sebesar 0,535%.
- Gini Ratio: Dijaga pada kisaran 0,337 - 0,350 untuk menekan ketimpangan.
Banjir Bantuan Rumah dari Pusat
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas dukungan infrastruktur dasar bagi masyarakat kecil. Sulawesi Utara dipastikan mendapat bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 8.000 unit serta subsidi rumah sebanyak 3.000 unit.
“Ini adalah bentuk sinergi nyata antara pusat dan daerah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Mengakhiri pemaparannya, Gubernur Yulius Selvanus meminta seluruh jajaran perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota untuk kreatif dalam menggali sumber pendanaan non-APBD, seperti CSR dan skema kerja sama lainnya, mengingat keterbatasan ruang fiskal akibat kewajiban pembayaran hutang dana PEN yang akan berlangsung hingga 2029.
“Mari kita pastikan setiap rupiah dalam APBD 2027 benar-benar memberikan manfaat nyata dan menjadi fondasi yang kuat bagi masa depan Sulawesi Utara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....