Gubernur Yulius Selvanus Lepas 15 Peserta Magang Sulut ke Nagasaki Jepang
- 06 Apr 2026 18:33 WIB
- Manado
RRICO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui program magang luar negeri. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, secara resmi melepas keberangkatan 15 peserta magang menuju Nagasaki, Jepang, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin, 6 April 2026.
Sebanyak 15 peserta ini merupakan putra-putri terbaik daerah yang berhasil lolos seleksi ketat dari total 250 peserta pelatihan periode 2025-2026. Program yang akan berlangsung selama tiga tahun ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan PT Indonesia Nippon Anugerah.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa para peserta membawa tanggung jawab besar sebagai representasi daerah di kancah internasional. Ia meminta para peserta untuk menjaga integritas dan etos kerja selama berada di Jepang.
“Kalian adalah duta Sulawesi Utara. Tunjukkan disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab yang tinggi. Manfaatkan perbedaan budaya di sana sebagai ruang untuk belajar dan mengembangkan diri,” ujar Gubernur di hadapan para orang tua dan peserta.
Tingginya permintaan tenaga kerja dari Jepang menjadi peluang emas bagi Sulawesi Utara. Sejak tahun 2023, kebutuhan pasar kerja di Jepang mencapai sekitar 2.000 orang per tahun. Meski peluang terbuka lebar, kesiapan mental dan penguasaan keterampilan sesuai standar global tetap menjadi fokus utama pemerintah.
Data menunjukkan tren positif pengiriman peserta magang dari Sulawesi Utara ke Jepang dalam beberapa tahun terakhir:
- Tahun 2023: Sebanyak 270 orang berangkat dari total 321 peserta pelatihan.
- Tahun 2024: Dari 364 peserta pelatihan, 107 orang telah diberangkatkan.
Periode 2025-2026: Saat ini terdapat 250 peserta yang tengah menjalani pelatihan bahasa dan budaya, dengan 48 orang telah lulus sesi wawancara, termasuk 15 orang yang diberangkatkan hari ini.
Program ini diharapkan tidak hanya menekan angka pengangguran, tetapi juga mencetak generasi muda Sulawesi Utara yang memiliki daya saing global dan pengalaman profesional internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....