Kunjungi Lapas Perempuan Manado, DPRD Gorontalo Apresiasi Karya Warga Binaan

  • 06 Apr 2026 08:10 WIB
  •  Manado
Poin Utama
  • DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Lapas Perempuan Kelas IIB Manado untuk meninjau langsung program pembinaan warga binaan.
  • Rombongan mengapresiasi berbagai program unggulan, mulai dari pembinaan keagamaan, pelatihan keterampilan, hingga hasil karya batik warga binaan.
  • Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.

RRI.CO.ID, Manado - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Manado menerima kunjungan kerja DPRD Provinsi Gorontalo yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Tonny Nainggola pada Jumat, 3 April 2026.

Rombongan DPRD yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, bersama jajaran disambut langsung Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado, Enggelina Hukubun.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung tata kelola pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pembinaan warga binaan.

Dalam agenda tersebut, Tonny Nainggolan turut didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yulius Paath, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Zulkarnain. Kehadiran jajaran pimpinan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Utara menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas dan program pembinaan di dalam lapas. Rombongan DPRD melihat pelaksanaan kegiatan keagamaan, pelatihan keterampilan, hingga program ketahanan pangan yang dijalankan warga binaan.

Selain itu, hasil karya warga binaan berupa kerajinan batik turut mendapat perhatian dan apresiasi dari rombongan sebagai salah satu potensi unggulan yang dinilai layak untuk terus dikembangkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dan diskusi interaktif mengenai kondisi umum lapas, strategi penanganan overcapacity, serta pemenuhan hak-hak warga binaan.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pembinaan yang lebih humanis, produktif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....