BNPB: Pemerintah Siap Bantu Perbaikan Gereja Terdampak Gempa di Minahasa
- 04 Apr 2026 21:05 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah memastikan akan membantu perbaikan gedung gereja yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Utara. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto saat meninjau langsung Gereja Katolik Paroki Bunda Hati Kudus Yesus di Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Jumat, 3 April 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan lokasi terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang terjadi sebelumnya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan serta kesiapan jemaat dalam melaksanakan ibadah pada rangkaian Pekan Suci.
Dalam peninjauan itu, Kepala BNPB, Suharyanto,mengapresiasi kesigapan warga dan pihak gereja yang telah membersihkan reruntuhan atap akibat gempa sehingga ibadah tetap dapat dilaksanakan dengan aman.Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah berkoordinasi terkait mekanisme perbaikan bangunan gereja dan sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan.
“Untuk teknis perbaikan, kami koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Minahasa, termasuk terkait kemungkinan penetapan status kedaruratan,” ujar Suharyanto.
Menurutnya, penetapan status kedaruratan oleh pemerintah daerah akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat melalui BNPB untuk menyalurkan bantuan perbaikan fasilitas yang terdampak bencana. Selain gereja, beberapa rumah warga di Kecamatan Tombulu juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa. Namun jumlahnya relatif sedikit dan masih dalam tahap pendataan oleh pemerintah daerah.
Pemerintah, kata dia, akan memastikan seluruh proses pemulihan berjalan cepat melalui kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
“Intinya pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota akan bekerja sama untuk segera memperbaiki dan membantu masyarakat yang terdampak,” katanya.
Kepala BNPB juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik meskipun gempa susulan masih terjadi, serta tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan. Ia berharap proses pemulihan pascabencana di Sulawesi Utara dapat berjalan cepat sehingga aktivitas sosial dan ibadah masyarakat dapat kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....