Perayaan Jumat Agung di GMIM Siloam Taratara Hayati Pengorbanan Yesus Kristus

  • 03 Apr 2026 10:30 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Tomohon- Ibadah Perayaan Jumat Agung di Jemaat GMIM Siloam Taratara, Wilayah Tomohon Dua, berlangsung khidmat dan penuh penghayatan.

Dalam ibadah tersebut, firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Meiny Punuh Komaling, S.Th, mengajak seluruh jemaat untuk sungguh-sungguh memaknai pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.

Dalam perenungannya, Pdt. Meiny menegaskan bahwa pesan dalam Ibrani pasal 10 ayat 1-18 membawa makna yang sangat mendalam bagi kehidupan orang percaya.

Jumat Agung mengingatkan umat untuk berhenti mencoba menyelamatkan diri sendiri melalui “korban-korban modern”, seperti aktivitas keagamaan, adat, maupun berbagai kebaikan yang dilakukan tanpa ketulusan, tanpa kerendahan hati, dan tanpa pertobatan yang sungguh.

"Makna Jumat Agung, kata dia, memanggil setiap orang percaya untuk hidup dalam ketaatan dan rasa syukur. Sebagaimana Kristus mempersembahkan tubuh-Nya untuk melakukan kehendak Bapa, demikian pula umat percaya dipanggil untuk mempersembahkan hidup sebagai ibadah yang sejati," harap Pdt Meiny, Jumat 3 April 2026.

Ia menegaskan, umat percaya tidak lagi beribadah untuk mendapatkan pengampunan, melainkan beribadah karena telah diampuni. Darah Kristus, katanya, telah menyucikan hati nurani dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia.

Dalam khotbahnya, Pdt. Meiny juga mengingatkan bahwa perjalanan hidup mengimani Kristus memang menempatkan orang percaya pada berbagai risiko dan penderitaan. Namun hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan iman kepada Tuhan. Sebaliknya, di tengah kesukaran, umat percaya diajak untuk tetap teguh, bersandar, dan berharap hanya kepada Tuhan.

Menutup perenungannya, Pdt. Meiny menegaskan melalui peristiwa Jumat Agung, Kristus telah membuktikan kasih-Nya yang tidak terbatas. Di balik penderitaan ada keselamatan, dan di dalam Kristus, setiap orang percaya memiliki hidup yang baru.

Perayaan Jumaat Agung di Jemaat GMIM Siloam Taratara diwarnai persembahan puji-puian oleh sejumlah kolom yang diakhiri dengan saling berjabat tangan antara khadim, pelayan khusus bersama jemaat yang hadir. Selain kebaktian Jumat Agung juga dilakukan perjamuan kudus dua sesi pukul 13.00 dan 16.00 WITA.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....