Menteri Agama Nasaruddin Umar Pastikan Hadir di Paskah Nasional 2026 di Manado
- 02 Apr 2026 17:44 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyatakan kesiapannya untuk menghadiri perayaan Paskah Nasional 2026 yang akan digelar di Manado, Provinsi Sulawesi Utara, 8 April 2026. Kepastian tersebut disampaikan saat panitia pelaksana bersama perwakilan gereja-gereja di daerah itu melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Agama di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Ketua Panitia Paskah Nasional, Reki Langi, bersama perwakilan gereja-gereja di Sulawesi Utara yang dipimpin Ketua BPMS Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa, Pendeta Adolf Katuk Wenas. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama juga memberikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan berskala nasional itu.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menekankan bahwa perayaan Paskah Nasional tidak hanya menonjolkan aspek seremonial, tetapi juga harus mengedepankan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus tetap menghadirkan suasana yang meriah bagi masyarakat.
“Peringatan itu juga ada ibadahnya, tetapi tidak kehilangan kemeriahannya. Jadi ada pendalaman pemahaman keagamaan yang tetap ada dalam perayaan tersebut, tetapi kemeriahannya juga tetap terjaga,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi Ditjen Bimas Kristen.
Ketua Panitia Pelaksana, Reki Langi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Kementerian Agama terhadap pelaksanaan Paskah Nasional di Sulawesi Utara. Menurutnya, arahan yang diberikan menjadi pedoman penting dalam mempersiapkan kegiatan agar berjalan tertib, aman, dan mencerminkan nilai toleransi antarumat beragama.
“Kami sangat bersyukur karena dalam perayaan Paskah Nasional Gereja-Gereja di Sulawesi Utara, kami mendapat dukungan penuh dari Bapak Menteri. Bahkan ada beberapa arahan yang menyangkut hal-hal terkait toleransi dan bagaimana kegiatan ini harus dirancang secara terukur,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPMS Sinode GMIM, Pendeta Adolf Katuk Wenas, mengajak seluruh jemaat dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan perayaan tersebut. Ia menilai keterlibatan umat menjadi faktor penting agar kegiatan nasional ini dapat berlangsung dengan lancar dan membawa dampak positif bagi daerah.
“Kita sebagai penanggung jawab gereja-gereja yang melaksanakan Paskah Nasional ini di Sulawesi Utara harus bekerja sama dan menggerakkan umat untuk hadir serta mendoakan agar pelaksanaannya boleh berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Perayaan Paskah Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026 dan akan dipusatkan di kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado. Selain ibadah agung, panitia juga akan menampilkan pagelaran budaya Nusantara yang mengusung tema kebangsaan sebagai simbol persatuan dan keragaman Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....