Stok BBM dan LPG di Sulut Aman, Distribusi Jadi Perhatian Utama
- 02 Apr 2026 16:33 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi di Sulawesi Utara memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bagi masyarakat masih dalam kondisi aman. Kepastian tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran masyarakat terkait dampak konflik global terhadap pasokan energi di daerah.
Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasokan energi, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan operator energi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika harga energi dunia yang terus berubah.
Kepala Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Reza Dotulong, menjelaskan bahwa secara umum stok energi masih tersedia, namun terdapat tantangan pada aspek distribusi di tingkat lapangan. Pemerintah menilai distribusi menjadi faktor penting yang memengaruhi ketersediaan energi di masyarakat.
“Dari sisi ketersediaan, stok tersedia. Tetapi memang ada permasalahan pada distribusi, khususnya dari pangkalan ke masyarakat. Itu yang sedang kami intervensi,” ujarnya.
Pemerintah juga mengingatkan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap impor energi masih cukup tinggi, terutama untuk LPG. Oleh karena itu, perubahan harga minyak dan gas di pasar internasional dapat memengaruhi kebijakan energi di dalam negeri.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa subsidi energi yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Utara memiliki nilai yang sangat besar setiap tahunnya. Dukungan anggaran tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga energi bagi masyarakat.
Sementara itu, pengamat kebijakan politik, Apriles A. Mandome, menilai perbaikan tata kelola distribusi menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan di tingkat masyarakat. Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi harus diperkuat agar tidak terjadi penimbunan atau penyaluran yang tidak tepat sasaran.
“Kalau memang ada kendala di lapangan, pemerintah perlu menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Komunikasi publik yang jelas akan menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pemerintah memastikan akan terus melakukan pengawasan serta evaluasi distribusi energi agar pasokan BBM dan LPG tetap tersedia secara merata di seluruh wilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....