Gempa M 7,6 Guncang Manado, Ratusan Pasien RS Siloam Dievakuasi ke Lobi

  • 02 Apr 2026 15:07 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis 2 April 2026 sekitar pukul 06.48 pagi berdampak luas di Kota Manado. Ratusan pasien di Rumah Sakit Siloam Manado terpaksa dievakuasi ke lobi rumah sakit demi keselamatan.

Proses evakuasi dilakukan secara mandiri oleh pasien, dibantu keluarga, serta tenaga medis yang sigap menangani situasi darurat. Dari pantauan RRI di lokasi, sejumlah pasien terlihat berada di lobi dengan kondisi masih terpasang infus. Bahkan, beberapa di antaranya tetap berada di atas tempat tidur saat dievakuasi.

Meski sempat terjadi kepanikan, situasi berangsur kondusif. Beberapa waktu kemudian, para pasien mulai kembali ke ruang perawatan masing-masing.

Head Marketing RS Siloam Manado Lisa Walandouw

Pihak rumah sakit memastikan keselamatan pasien menjadi prioritas utama saat gempa terjadi. Head Marketing RS Siloam Manado, Lisa Walandouw, menjelaskan seluruh tim medis langsung bergerak cepat mengamankan pasien.

“Saat gempa itu, semua pasien jadi prioritas utama. Seluruh tim medis siang itu fokus untuk mengamankan pasien,” ujar Lisa.

Ia mengatakan, pasien segera dievakuasi secara bertahap menuju area lobi rumah sakit untuk memastikan keselamatan mereka. Proses evakuasi dilakukan dengan tertib dan menyeluruh.

“Pasien dievakuasi ke lobi, semuanya diarahkan ke sini. Lalu dibagi ke beberapa area, seperti di bagian MCU dan area lainnya, supaya semua tetap tenang,” jelasnya.

Menurut Lisa, saat kejadian berlangsung bertepatan dengan jam makan pagi. Oleh karena itu, pihak rumah sakit tetap memperhatikan kebutuhan pasien selama proses evakuasi berlangsung. “Karena itu jam makan, pasien tetap dilayani dengan baik, termasuk diberikan makanan di area lobi,” tambahnya.

Terkait jumlah pasien yang terdampak, pihak rumah sakit belum dapat memberikan data pasti. Pendataan masih dilakukan oleh tim internal dan dikoordinasikan dengan kantor pusat.

“Untuk jumlah pasien, kami belum bisa sampaikan karena masih dalam proses pendataan dan koordinasi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh pasien, baik dari lantai 2 maupun lantai 5, telah dievakuasi dan diamankan. Setelah situasi dinyatakan kondusif, pasien mulai dikembalikan ke kamar secara bertahap sejak sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WITA. “Pasien sudah mulai naik kembali ke kamar secara bertahap,” ujarnya.

Mengenai kondisi bangunan, Lisa mengakui adanya indikasi kerusakan. Namun, hingga kini masih dalam tahap asesmen oleh tim khusus sehingga belum ada data resmi. “Kalau kerusakan struktur pasti ada, tapi saat ini masih dalam proses asesmen,” jelasnya.

Selain itu, dilaporkan pula adanya kendaraan yang terdampak di area rumah sakit. Namun, jumlah pasti kendaraan yang rusak masih dalam pendataan. “Memang ada mobil yang terdampak, tapi jumlahnya belum bisa dipastikan karena masih didata,” katanya.

Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan pelayanan kini telah kembali berjalan normal dan pasien sudah kembali ke kamar masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....